0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Satpol PP Gelar Razia Pelajar, 57 Siswa Terciduk

Kepala Satpol PP Solo Sutardjo (timlo.net/heru gembul)

Solo — Sebanyak 57 pelajar tingkat SMA terciduk operasi yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lantaran membolos pada jam pelajaran berlangsung. Operasi yang dilakukan sejak Senin-Jumat (19-23/12) itu dilakukan di sejumlah Warung Internet, Game Center, dan beberapa warung tongkrongan.

“Operasi ini kembali kami gelar, setelah beberapa waktu kami mengadakan pengamatan terhadap perilaku pelajar di jam sekolah, tetapi kedapatan nongkrong di pinggir jalan. Karenanya kita gelar kembali operasi penertiban bagi pelajar mbeling ini,” kata Kepala Satpol PP Sutardjo, Jumat (23/2).

Sutardjo mengatakan pelajar yang terjaring razia dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. Selanjutnya pihak Satpol PP memanggil orang tua dari siswa yang terjaring, dan perwakilan dari sekolah. Hal ini, menurut Sutardjo akan memberikan efek jera pada anak, sehingga tidak mengulangi perbuatan mereka.

“Hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama berbagai pihak. Dengan demikian pihak sekolah dan orang tua kami ajak ke kantor untuk membina anak – anak itu,” ungkap sutardjo.

Selain terhadap siswa membolos, Satpol PP juga memberikan pengarahan terhadap pemilik warung, wahana bermain, dan tempat tongkrongan.

“Masalah pendidikan ini kan masalah bersama. Ya tentunya masyarakat juga harus mendukung. Bukannya malah membiarkan anak membolos di warungnya. Tentunya ini jadi pantauan kita juga. Kita sudah berikan peringatan,” kata dia.

Kedepan, Satpol PP akan terus menggiatkan operasi terhadap pelajar membolos ini. Hal ini sebagai wujud nyata dukungan bagi pendidikan anak-anak.

“Sebulan bisa sekali atau dua kali. Yang jelas beberapa lokasi sudah kita awasi, jadi kalau ada anak membolos, bisa langsung kita datangi, kita suruh masuk sekolah,” katanya.

 

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge