0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bayi Lima Bulan Idap Katarak

Wonogiri — Kegiatan Bakti Sosial Kejaksaan Agung RI yang akan digelar di Wonogiri, Jumat (23/2) hingga Minggu (25/2) mendapatkan respon positif dari masyarakat luas. Bahkan, ada satu pasien katarak balita yang baru berusia lima bulan asal Cilacap, Jateng yang datang mengikuti baksos tersebut. Kini bocah malang tersebut didampingi orang tuanya sudah menjalani perawatan di rumah sakit di Wonogiri.

“Tadi malam pukul 21.00 WIB kita yang jemput. Dia datang dari Cilacap dikirim oleh rekan kita Kejari disana dan diantar oleh relawan,” papar Kasie Intel Kejari Wonogiri, Triyanto, Kamis (22/2).

Menurut dia, balita berusia lima bulan itu mengidap katarak di kedua bola matanya. Dia merupakan anak pasangan keluarga miskin di Cilacap.

“Ketika dengar ada baksos disini, rekan kita yang di Kejari di Cilacap mendaftarkan pasien ini. Lalu setibanya di Wonogiri kita koordinasi dengan dinas terkait langsung kita rujuk ke RSUD Sudiran Mangun Soemarso untuk menjalani screning terlebih dahulu. Selain Cilacap peserta pengobatan gratis di Wonogiri ini diikuti dari sejumlah kabupaten semisal Klaten, Sukoharjo dan Karanganyar,” bebernya.

Triyanto menyebut, saat ini jumlah peserta yang sudah mendaftar sebanyak 506 orang. Mereka bakal mengikuti pengobatan gratis berupa operasi katarak, hernia dan pterigium.

“Kalau tidak berubah jadwalnya, besok Pak Jaksa Agung akan datang membuka langsung membuka baksos di Wonogiri. Kemungkinan beliau akan meninjau kegiatan baksos yang ada di RSUD Sudiran Mangun Soemarso, Wonogiri,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri Adi Dharma mengatakan, peserta baksos Kejaksaan Agung RI sejak kemarin sudah menjalani screning di RSUD Sudiran Mangun Soemarso. Bagi peserta yang tidak lolos screning lantaran adanya gejala lain semisal gula darah dan darah tinggi tidak lolos mengikuti operasi gratis tersebut.

“Ada sekitar 367 suspect katarak namun setelah kita screning sampai tadi malam yang lolos hanya129 pasien, lalu suspect pterigium ada 83 orang yang lolos hanya sekitar 51 orang dan suspect hernia sebanyak 213 pendaftar yang lolos hanya 33 pasien,” tandasnya.

Saat ditanya soal pasien balita asal Cilacap, Adi Dharma menyatakan jika hasil screning di RSUD Sudiran Mangun Soemarso menyatakan, katarak yang diderita oleh pasien itu merupakan bawaan sejak lahir. Bahkan, balita itu juga mengalami down sindrome.

” Ya tapi terserah maunya tim dokter dari Jakarta, yang jelas nanti akan kita koordinasikan baiknya gimana,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge