0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Waduh, Ruas Jalan Provinsi Rusak Parah, Banprov Malah Turun Drastis

Ruas jalan Provinsi (Ngadirojo- Baturetno) rusak parah (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sejumlah ruas jalan provinsi di daerah Wonogiri mengalami kerusakan parah. Lubang jalan menganga bertebaran, dengan kedalaman bervariasi. Namun dari sisi penganggaran bantuan Provinsi (Banprov) tahun ini Wonogiri mengalami penurunan drastis.

“Selama musim hujan ini kerusakan jalan semakin parah. Kebanyakan jalan provinsi tidak ada drainasenya. Ketika turun hujan deras air dari pekarangan warga masuk ke jalan semua, terus malah banyak bahu jalan ditanami rumput gajah. Faktor banyaknya kendaraan berat yang beroperasi di jalan raya ini,” ungkap sopir truk asal Kecamatan Baturetno, Wanto, Kamis (22/2).

Menurut dia, kerusakan sudah terjadi hampir dua bulan lebih. Kerusakan parah jalan provinsi khususnya di ruas Ngadirojo-Baturetno tepatnya Gunung Pegat dan Petir Kecamatan Nguntoronadi. Sayangnya lubang sedalam 10 sentimeter lebih itu hanya diurug tanah sehingga becek dan licin setika diinjak ban.

“Demi keamanan dan kenyamanan warga seperti kami mestinya kerusakan parah segera diperbaiki dinas terkait,” paparnya.

Kepala DPU Wonogiri Sri Kuncoro mengakui ada kerusakan jalan provinsi di sejumlah wilayah di Wonogiri. Namun, jalan itu statusnya jalan provinsi sehingga menjadi kewenangan Pemprov Jateng untuk memperbaikinya. Bupati Wonogiri sudah melaporkan kondisi itu kepada Gubernur Jateng.

“Ruas jalan yang diusulkan perbaikan ada dua ruas yakni Ngadirojo-Baturetno serta ruas Sendang Wonogiri hingga Wuryantoro dan Manyaran. Kalau soal volumenya berapa kilometer maupun berapa biaya yang dibutuhkan kami tidak tahu dan menjadi materi permohonan kepada gubernur, kami hanya menunjuk ruasnya saja. Kemungkinan nanti tim teknis Provinsi akan turun sendiri mengeceknya,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Wonogiri Setyo Sukarno menuturkan bantuan provinsi (Banprov) tahun 2018 tidak mengkaver kegiatan perbaikan jalan provinsi. Banprov tahun ini mengalami penurunan drastis. Tahun 2018 ini hanya sekitar Rp 43,9 Miliar jauh lebih rendah jika dibanding Banprov 2017 lalu sebesar Rp 94 Miliar lebih.

“Dari angka Rp 43,9 Miliar itu untuk proyek PJU (Penerangan Jalan Umum) di Dishub Wonogiri mencapai Rp 35 Miliar lebih dan untuk proyek Rehabilitasi Puskesmas Kecamatan Wuryantoro sebesar Rp 5,5 miliar lebih,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge