0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jenderal Gatot Minta TNI/Polri Jaga Ulama dan Pemuka Agama

Jenderal Gatot Nurmantyo (dok.timlo.net/Setkab.go.id)

Timlo.net – TNI/Polri diminta untuk menjaga para ulama dan para pemuka agama. Hal itu disampaikan oleh mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, Kamis (22/2).

“Terkait dengan beberapa kejadian yang menimpa beberapa pemuka agama akhir-akhir ini, saya mengimbau agar umat Islam, TNI dan Polri bersama-sama menjaga para ulama dan ustadz,” kata Jenderal Gatot Nurmatyo dalam keterangan tertulisnya.

Gatot bersama Sekjen PB Nahdlatul Ulama Helmy Faizhal Zaini saat menghadiri acara haul Syekh Abdul Qodir Zaelani, Syech Tuan Guru Haji Saleh Hambali, KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), dan Tuan Guru Haji Lalu Badarudin, di Pondok Pesanteren Qomarul Huda Bagu Lombok, Rabu (21/2) mengatakan negara berkewajiban menjaga siapapun dari segala bentuk teror.

Apalagi, kata Gatot, ulama memiliki andil besar terhadap kemerdekaan Indonesia.

Menurut dia, peranan ulama, seperti KH Hasyim Ashari, dan Jenderal Sudirman yang juga sebagai ustadz, atau guru ngaji tidak bisa dibantahkan lagi dalam perjuangan kemerdekaan.

“Saya menjadi panglima TNI karena bimbingan para ulama. Saya mengucapkan terima kasih atas nama seluruh prajurit TNI kepada para ulama yang telah menjaga keamanan dari zaman prakemerdekaan, serta membangun umat Islam yang ‘rahmatan lil allamin’ hingga kini,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu juga mengimbau kepada semua pihak untuk memerangi hoaks di media sosial dengan kebaikan dan kata-kata lembut. Jangan sampai orang Islam diadu dengan orang Islam, seperti yang terjadi di Suriah.

“Jangan terpancing oleh situasi. Marilah kita kubur semua perbedaaan di antara kita. Mari kita bersama-sama menjaga ulama dan menyatukan hati untuk Indonesia,” tuturnya.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge