0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Twitter Batasi Tweet, Like dan Follow Massal

Twitter. (Ubergizmo.)

Timlo.net—Pada Rabu, 21 Februari 2018, Twitter mengumumkan panduan baru yang akan melarang tweet, like dan follow massal menggunakan platform pihak ketiga dan TweetDeck. Langkah ini diambil untuk mencegah bot memposting tweet serupa secara massal. Selain itu juga untuk mencegah tweet otomatis memakai hashtag dari daftar trending topic.

Perubahan ini diambil Twitter setelah 13 individu dan tiga bisnis didakwa mengganggu proses pemilu Amerika Serikat (AS) minggu lalu. Mereka diduga menggunakan bot untuk menciptakan tweet terkait pemilu secara massal. Beberapa diantara mereka menyamar menjadi warga AS. Sementara yang lain menyamar menjadi organisasi di AS.

New York Times memberitakan jika bot itu tidak hanya digunakan selama musim pemilu. Mereka menduga jika setelah penembakan sekolah di Florida, bot digunakan untuk menulis tweet massal soal kontrol senjata api.

Untuk mengatasi penyalahgunaan ini, Twitter fokus pada tiga wilayah berbeda. Pertama, program pihak ketiga tidak lagi bisa membiarkan pengguna mentweet tulisan serupa lewat berbagai akun secara bersamaan. Bahkan sekalipun tweet itu dijadwalkan dalam waktu berbeda. Twitter mendorong pengguna dengan akun ganda untuk meretweet. Tapi retweet secara massal juga tidak diperbolehkan.

Kedua, Twitter melarang aplikasi pihak ketiga untuk secara bersamaan melakukan like, retweet dan follow untuk akun ganda. Ketiga, Twitter akan melarang aplikasi membuat tweet dan aksi otomatis untuk akun ganda terkait topik tertentu. Tindakan ini digunakan untuk mencegah program tertentu membuat hashtag menjadi trending topic.

Aplikasi pihak ketiga punya waktu hingga 23 Maret 2018 untuk menghapus fitur-fitur itu. Kalau itu mereka akan dicekal. Twitter menerapkan aturan yang sama untuk aplikasi mereka sendiri, TweetDeck. Fitur tweet, retweet, like, atau follow secara massal dari beberapa akun dihapus dari TweetDeck.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge