0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Duhh, Sulami Si Manusia Kayu Kini Ditinggal Pergi Ibunya

Sulami tidur didampingi neneknya, Ginem (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sulami (36), warga Dukuh Selorejo RT 31, Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen yang selama ini dikenal dengan sebutan manusia kayu, kehidupannya tak banyak berubah. Masih seperti dulu, Sulami hanya bisa tergolek di tempat tidur.

“Ya setiap hari ya begini (tiduran —Red). Kadang-kadang ya berdiri, jalan dikit-dikit,” tutur Sulami. belum lama ini.

Saat dikunjungi, Sabtu (17/2) lalu, Sulami mengaku pasrah dengan kondisi yang telah menimpanya. Apalagi sekitar tiga bulan lalu, Painem (65), ibundanya baru saja meninggal lantaran stroke.

“Sekitar tiga bulan lalu. Waktu itu malam-malam saya dikabari tetangga dan adik saya, kalau ibu sudah meninggal. Setelah dimandikan baru dibawa ke sini,” katanya lirih.

Sulami mengaku terpukul dengan kepergian Painem yang sebelum sakit stroke juga ikut merawat dirinya. Namun sekarang dia hanya bisa berdoa agar tetap diberi kesabaran oleh Yang Maha Kuasa.

“Mungkin itu yang terbaik menurut Allah. Saya ikhlas saja. Semoga Gusti Allah mengampuni semua dosa-dosa ibu saya,” ujarnya.

Setelah kepergian ibunya, kini selain dirawat oleh adiknya, Susilowati, Sulami juga dirawat Ginem (75) neneknya.

Kepala Desa Mojokerto, Sunarto membenarkan ibunda Sulami memang sudah meninggal akibat stroke sekitar tiga bulan silam.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge