0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Korban Penipuan Arisan Online Diminta Segera Lapor

ilustrasi rupiah (Timlo.net/redaksi)

Timlo.net – Polisi menampung korban penipuan arisan online di Bekasi, Jawa Barat. Arisan online diketahui melalui group media sosial ‘Arisol Mama Yona’.

“Ini bertujuan agar anggota yang merasa dirugikan dapat melapor dengan membawa bukti transfer terakhir,” kata Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Polisi Candra Sukma Kumara di Kabupaten Bekasi, Rabu (21/2).

Menurut dia dari keterangan 26 korban arisan online yang dipimpin seorang ibu rumah tangga berinisial DS (25) ini merugikan para pesertanya sudah mencapai Rp15 miliar.

Jumlah kerugian masih bisa bertambah seiring dengan bertambahnya peserta arisan yang melapor dan memberikan keterangan atau kronologis kejadian.

Dari hasil penyidikan, arisan online melalui grup sosial media tersebut memiliki anggota 2.000 hingga 3.000 peserta yang terintegrasi melalui akun.

Dari jumlah tersebut, menyatakan 300 akun di antaranya aktif berkomunikasi dengan tersangka. Sedangka sekitar 250 akun hanya terdaftar sebagai peserta arisan.

Untuk itu dalam upaya pengungkapan kasus penipuan dengan modus arisan tersebut tentunya masih dalam taraf pengembangan dengan mengumpulkan bukti.

“Setelah bukti-bukti tersebut dinyatakan kuat maka akan segera bawa ke persidangan,” katanya.

Ia menambahkan dalam upaya ini meminta kepada korban untuk segera melaporkan kejadian tersebut dengan membawa bukti transfer atau surat keterangan dari bank yang tercatat besaran nominal.

Dalam hal itu prlaku DS menjanjikan akan memberikan nilai investasi atau bagi hasil sebesar 50 persen selama 10 hari.

Namun pada kenyataannya investasi tersebut tidak diberikan kepada peserta. Dan hal itu sudah berjalan hingga berbulan-bulan lamanya.

Kombes Candra menjelaskan pada kasus ini masih menunggu korban-korban lainnya guna melengkapi berkas perkara.

“Kami mengimbau kepada masyaralat yang menjadi anggota untuk melaporkan kejadian tersebut bila mana merasa dirugikan oleh tersangka berinisial DS (25).”

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge