0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Balikan Dengan Mantan, Ide Bagus Atau Buruk?

Ilustrasi balikan dengan mantan. (theproblemismen.com)

Timlo.net—Jadi kalian putus dengan pacar, atau mungkin bercerai. Tapi kalian tidak bisa move on karena masih sayang. Dan sepertinya mantan kalian juga merasakan hal yang sama. Jadi kalian memutuskan untuk balikan lagi.

Tapi apakah kembali menjalin hubungan dengan mantan adalah ide yang baik? Dan jika kalian memutuskan balikan, langkah apa yang harus dilakukan supaya hubungan kali ini langgeng?

Menurut ahli hubungan dan seks, Julia Cole, balikan dengan mantan adalah hal yang mungkin dilakukan. Tapi biasanya memerlukan kerja keras untuk membangun kembali hubungan itu. Kesuksesan hubungan ini sangat tergantung pada alasan kenapa kalian putus atau bercerai.

Syarat balikan

“Pasangan yang putus sebagai akibat stres yang tiba-tiba dari luar masuk ke dalam hubungan, misalnya karena salah satu pasangan dirasa membosankan, seringkali menyadari saat emosi mereka reda, jika mereka berpisah karena alasan yang salah, dan jika mereka sebenarnya ingin terus bersama,” kata Julia dilansir dari Daily Mail.

Pasangan seperti ini punya peluang sukses lebih besar saat balikan. Bila seseorang ingin balikan karena merasa ada urusan yang belum selesai, peluang hubungan itu sukses kecil. Misalnya dia ingin balikan karena ingin punya kesempatan mengungkapkan segala sesuatu kepada mantan. Padahal saat bersama, dia belum punya kesempatan itu.

“Dalam situasi ini, pria dan wanita seringkali berkata mereka merasa mantan mereka seperti magnet dan mengakui mustahil bagi mereka menjauhi mantan. Itu adalah perasaan jika mereka tidak bisa melepaskan, jika mereka perlu bersama lagi bahkan jika yang sebenarnya mereka inginkan adalah berpisah,” terang Julia.

Tantangan yang dialami jika seseorang akhirnya balikan dengan mantan adalah berusaha melupakan semua hal yang tidak menyenangkan di masa lalu. Lalu bersikap jika masalah itu tidak ada sama sekali. “Sekalipun itu menyakitkan, penting bagi kalian untuk menyelesaikan alasan kenapa kalian putus dan membahas wilayah-wilayah tabu yang belum pernah kalian bahas sebelumnya, dan menyelesaikannya secara sistemastis,” himbaunya.

Hal yang sama pentingnya adalah menyadari jika pasangan kalian mungkin sudah berubah jika kalian lama berpisah. “Jangan beranggapan dia tetap sama. Terutama jika perpisahan sudah terjadi bertahun-tahun, hal-hal yang sudah terjadi dan pengalaman yang dia lalui mungkin tidak kalian ketahui. Kalian perlu memperlakukan hubungan itu sebagai hubungan baru, dan bukan melanjutkan hubungan yang sudah ada,” saran Julia.

Zona berbahaya

Julia memperingatkan beberapa kondisi di mana balikan dengan mantan pasangan atau pacar bukanlah ide yang baik. “Pasangan yang kejam adalah salah satunya, dan saat kalian tahu dalam hati yang paling dalam jika orang itu buruk untuk kalian dan jika teman dan keluarga berkata jika dia buruk. Jika semua orang beranggapan seperti itu, maka kemungkinan itu benar besar, jadi pikirkan lama dan keras tentang apa yang harus kalian lakukan,” kata Julia.

Beberapa pasangan sepertinya sering putus nyambung dan terlihat baik-baik saja. Tapi menurut Julia itu adalah tanda jika hubungan mereka tidak akan kemana-mana. “Jika hal itu menjadi pola, dan membuat kalian benar-benar tidak bahagia cobalah menemukan kekuatan untuk membuat batasan untuk hubungan itu dan mengakhirnya,” tutupnya.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge