0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bulog Kembali Gelontorkan Beras kepada Pedagang

Pedagang beras di Pasar Legi Solo (dok.timlo.net/red)

Solo — Sejumlah pedagang di Pasar Legi Solo kembali digelontor beras dalam operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog. Operasi pasar yang digelar sejak akhir tahun lalu itu,  sebelumnya sempat terhenti akibat minimnya stok beras yang disediakan.

“Setelah lebih dari satu minggu tidak ada pasokan. Hari ini tadi kita kembali mendapat pasokan beras dari Bulog,” ujar Salah seorang pedagang, Ali kepada wartawan, Selasa (20/2).

Dikatakan, pasokan beras yang dikirim oleh Bulog kepadanya tersebut sebanyak 18 karung, dengan berat 15 kg per karungnya. Kendati demikian, jumlah pasokan yang diterimanya itu dianggap lebih rendah dari permintaan awal yang dilakukan.

“Kemarin saya mintanya 30 karung,  tapi cuma dikasihnya 18 karung. Alasannya agar terjadi pemerataan antar pedagang, mengingat stoknya terbatas,” jelasnya.

Kondisi serupa juga dikatakan pedagang lainnya, Sri. Menurutnya, setelah beberapa hari pasokan beras Bulog sempat kosong. Siang ini  dirinya kembali mendapat pasokan sebesar 18 karung.

“Ini tadi sudah dikirim 18 karung. Harga berasnya juga turun, dari sebelumnya dijual Bulog sebesar Rp 8.650 per kilogram sekarang menjadi Rp 8.250 per kilogram,” terangnya.

Meski harga beli yang dilakukannya turun, namun dirinya mengaku masih menjual dengan harga sama seperti sebelumnya. Yaitu sebesar Rp 9.350 per kilogram kepada konsumen.

Terpisah, Kepala Bulog Subdivre III Solo, Titov Agus Sabelia menyampaikan, untuk menekan tingginya harga beras dipasaran itu pihaknya telah menggelontorkan beras sebanyak dua ton kepada pedagang di Pasar Legi.

“Seperti komitmen awal kita, operasi pasar ini akan terus kita lakukan hingga Maret mendatang selama ada permintaan dari pedagang,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge