0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Waktu yang Tepat Untuk Makan Nasi Saat Diet

Nasi lemak. (nextshark. )

Timlo.net—Nasi adalah makanan pokok di Indonesia. Banyak orang Indonesia merasa belum makan jika belum mengkonsumsi nasi. Tapi selama beberapa tahun ini, nasi dituduh sebagai biang keladi dari naiknya berat badan.

Ahli nutrisi memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang nasi. Ada yang menganjurkan orang berpantang nasi sama sekali jika sedang diet. Beberapa ahli menyarankan makan nasi beberapa kali seminggu. Sebuah penelitian mengungkapkan sebuah waktu ideal untuk makan nasi tanpa mempengaruhi diet Anda, tulis Times of India.

Menurut penelitian itu, makan siang adalah waktu yang tepat untuk makan nasi. Ada dua alasan untuk hal ini. Pertama, saat siang hari metabolisme tubuh lebih cepat. Tubuh kita mampu mencerna semua makanan berat. Setelah sarapan, siang hari adalah waktu tubuh merasa lapar dan butuh energi untuk 8-10 jam ke depan.

Kedua, siang hari adalah waktu di mana kita paling produktif. Anda perlu energi untuk beraktivitas. Karbohidrat dalam nasi diperlukan tubuh kita untuk meningkatkan energi.

Selain itu, nasi sebenarnya sehat. Selama ini ada perdebatan manfaat nasi putih dan nasi merah. Satu-satunya perbedaan di antara keduanya adalah beras merah lebih berat untuk dicerna. Karena itu diperlukan waktu lama untuk beras merah dicerna. Selain itu, tidak ada perbedaan drastis di antara keduanya. Oleh karena itu beras putih dan merah baik untuk dikonsumsi.

Anda bisa mengkonsumsi nasi dalam bentuk biasa. Atau Anda bisa mengkonsumsi beras dalam bentuk lain. Misalnya lontong, arem-arem, roti beras dan lain-lain. Ingatlah yang mempengaruhi berat badan itu adalah porsi nasi yang kita makan. Jadi Anda bisa tetap makan nasi saat diet selama Anda mengatur porsinya.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge