0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Siapkan Trayek Baru, Pengajuan Bus Sekolah Ternyata Gagal

Kepala Dinas Perhubungan Klaten Slamet Widodo (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Pengajuan bantuan armada bus sekolah oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub) belum menemui titik terang. Padahal keberadaan moda transportasi umum di Klaten bak peribahasa hidup segan mati tak mau.

“Beberapa waktu lalu kita mengajukan 10 bus sekolah ke pusat (Kemenhub- Red). Tapi tahun ini ternyata belum bisa direalisasikan,” kata Kepala Dishub Klaten, Slamet Widodo, Senin (19/2).

Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Klaten, terdapat 643 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2017. Dari jumlah itu, 153 korban meninggal dunia dan 1.090 orang lainnya mengalami luka- luka.

Sedangkan dilihat sisi profesi pelaku kecelakaan lalu lintas, 389 orang berasal dari kalangan pelajar atau mahasiswa dengan merenggut korban jiwa mencapai 17 orang. Mereka rata- rata mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Mengingat data tersebut, Dishub Klaten akan terus berupaya mendapatkan bantuan bus sekolah dari pemerintah pusat. Salah satunya dengan membuka jalur baru Cawas- Klaten yang dinilai dipadati kalangan pelajar. Sedangkan jika bergantung kepada pemilik angkutan umum dinilai sulit terealisasi lantaran terbentuk sisi bisnis.

“Kita dilematis untuk mengandalkan angkutan umum di Klaten. Mereka kan punya hitung- hitungan sendiri. Kalau bukan jalur ekonomis, tidak menghasilkan profit, pasti mengurangi kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu bagi penumpangnya. Maka kami berpikir untuk membuka trayek Cawas Klaten karena itu solusi bagi siswa sekolah. Namun itu tergantung realisasi pengadaan dari pusat,” papar Slamet.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge