0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Harusnya Tayangkan Black Panther, Bioskop Ini Malah Putar Fifty Shades Freed

Salah putar film. (indy100.com)

Timlo.net—Menonton film di bioskop biasanya adalah sebuah acara khusus. Terutama untuk film “Black Panther”. Para warga di Amerika Serikat (AS) beranggapan jika film “Black Panther” adalah sebuah film yang penting dari segi budaya.

Film Marvel itu dipuji karena menonjolkan budaya Afrika dan kulit hitam secara umum. Hal ini dianggap jarang terlihat dalam film-film besar di Hollywood, tulis Indy100.com. Film lain yang berbeda dan sedang tayang di negara itu adalah “Fify Shades Freed”. Film itu merupakan seri terakhir dari franchise “Fifty Shades of Grey”.

Sekarang bayangkanlah jika dua film itu tertukar penayangannya. Hal ini dialami oleh pengguna Twitter @ChefWaites. Dia berniat menonton “Black Panther” di sebuah bioskop di Atlanta, Georgia, AS minggu lalu. Saat itu jumlah penonton yang datang sangat banyak. Tapi saat film mulai diputar, terjadi sebuah kejanggalan.

Para penonton yang duduk dan menunggu untuk dibawa ke negara Wakanda merasa kecewa. Yang mereka lihat bukanlah film Marvel itu, tapi film panas tentang orang yang terlibat kegiatan S&M (sadism and masochism).

“LMMFNFNDNDNDNDNDN DAWG MEREKA MEMAINKAN FILM YANG SALAH,” tweet @ChefWaites sembari membagikan foto kesalahan penayangan itu.

“OK jadi ini yang terjadi di Atlantic Station. Mereka memutar 50 shades dan bukannya black panther,” terangnya kemudian.

Menurut informasi @ChefWaites, kesalahan itu diperbaiki lima menit kemudian. Dalam video yang dibagikan pengguna Twitter itu para penonton tidak senang dengan kesalahan ini. Tapi walau demikian mereka melihat sisi lucu dari kesalahan ini. Rangkaian tweet @ChefWaites menjadi viral. Para pengguna Twitter pun menanggapi kesalahan ini dengan komentar yang unik dan lucu.

“Strategi marketing yang luar biasa untuk meningkatkan 50 Shades,” komentar seorang pengguna.

“Mereka pikir film itu berjudul ’50 Shades Blacker’,” tulis pengguna yang lain.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge