0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Ilegal Logging, Pemdes  Minta Polisi Tidak Tebang Pilih

Puluhan batang kayu hasil pembalakan liar disita polisi (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Paska penangkapan sebelas orang pembalak liar asal Desa Genengharjo Kecamatan Tirtomoyo, Pemdes setempat meminta agar polisi menindak tegas semua pelaku ilegal logging dan tanpa ada diskriminasi ataupun tendensi. Kasus itu sendiri masih terus dilakukan pengembangan oleh Polres Wonogiri.

“Kesebelas orang yang ditangkap polisi itu benar warga kami, sebab nekat menjarah hutan negara. Ya, karena pemdes setempat belum bisa membuat rakyat sejahtera,” ungkap Kepala Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo Wirid Andriayadi, Minggu (18/2).

Dijelaskan, perbuatan warganya tersebut diakui banyak merugikan masyarakat luas. Selain negara merugi, dampak lingkungan sangat kentara, yaitu adanya banjir dan tanah longsor.

Dirinya berharap, polisi dapat secepatnya menangkap pelaku- pelaku lainnya. Bahkan dalam kasus pembalakan liar di wilayahnya ini, diduga ada keterlibatan oknum instansi terkait.

“Kan aneh kalau instansi terkait tidak tahu, wong nebang kayu sampai sebanyak itu,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasat Reskrim AKP M Kariri mengatakan , masih mengembangkan kasus ini. Pengembangan tersebut mengendus adanya jaringan dan TKP yang berbeda. Bahkan dia menyebut adanya keganjilan terhadap keterangan para penjual kayu tersebut.

“Pada intinya, kita tidak mau kompromi, tidak pandang bulu apalagi bagi soal ilegal logging, karena dampaknya sangat merusak alam ini,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge