0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Emas Tetap Menjadi Pilihan Ivestasi Meski Harganya Fluktuatif

emas batangan (pixhere)

Timlo.net – Minat masyarakat untuk berinvestasi emas tergolong masih tinggi meski harganya terus berfluktuasi menyesuaikan dengan harga di pasaran global.

Kepala PT Pegadaian Palembang Joko Prasetyo, di Palembang, Jumat (16/2), mengatakan tinggi minat investasi emas ini juga dipengaruhi prediksi dari sejumlah perusahaan penjual emas bahwa logam mulia ini akan tetap mentereng sebagai pilihan investasi masyarakat.

Saat ini harga emas di toko emas rata-rata kadar 24 karat dijual Rp 3,2 Juta sampai dengan Rp 3,3 Juta per suku (1 suku = 6,7 gram emas). Sedangkan untuk emas Antam Rp 648 ribu per gram.

“Mengingat kondisi ekonomi yang diharapkan lebih baik tahun ini, maka imbasnya pada investasi juga akan bagus, khususnya emas,” kata Joko.

Setelah membaik situasi atau kondisi ekonomi, maka nilai pendapatan masyarakat bakal meningkat, sehingga bisa menyisihkan untuk disimpan dalam bentuk investasi emas.

“Kami juga dari sisi target naik tahun ini sekitar 15 sampai 20 persen. Masyarakat yang punya kelebihan uang akan lebih memilih untuk membeli emas,” harapnya.

Selain dari kondisi ekonomi yang akan lebih baik, kenaikan nilai emas yang cukup tinggi dari tahun sebelumnya juga menjadi penilaian investasi logam mulia.

Pasaran global, seperti pengaruh di beberapa negara Eropa, dan negara-negara dengan permintaan emas tinggi seperti India menjadi faktor pendorong meningkat harga emas dunia.

Apalagi pada kondisi-kondisi tertentu, investor akan lebih memilih emas untuk mengamankan asetnya.

“Pengaruh harga emas kami bergantung dengan pasar global, karena di pasar dunia harga emas per troy ounce sudah menyentuh di angka 1,3 juta dolar AS lebih, dengan angka ini naik dari 2017 yang berada di kisaran 1,2 dolar AS per troy ounce. Dengan kenaikan ini tentu dampaknya juga naik pada harga emas kita,” ujar dia.

Berkaitan dengan capaian tahun lalu, dia mengakui jika target penjualan emas logam mulia (LM) pihaknya tak mencapai target, dan secara keseluruhan pencapaian finis di level 84 persen.

“Tahun lalu memang agak lambat, namun tahun ini harapan kami lebih baik, baik secara capaian emas maupun kuantitas penjualan,” lanjutnya.

Marketing Butik Antam Palembang Kika menerangkan, pergerakan harga emas Antam tahun ini fluktuasinya relatif stabil, dengan kisaran penurunan atau kenaikan yang tak banyak berubah. Harga ini masih relatif stabil dengan naik turun sekitar Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per gram.

Berkaitan dengan laju investasi, ia menilai, dengan catatan tahun lalu yang berada pada angka per tahun sekitar 15 sampai 20 persen.

“Kenaikan nilai harga emas per tahun yang berada di level tersebut, prediksi kami akan terus berlanjut tahun ini,” tandasnya.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge