0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Adik Logan Paul Dukung Keputusan YouTube Hukum Kakaknya

Jake dan Logan Paul. (metro.co.uk,)

Timlo.net—Kecaman terhadap perilaku kontroversial YouTuber Logan Paul terus berlanjut. Adik Logan bahkan membela keputusan YouTube menghukum kakaknya. Sang adik beranggapan kakaknya harus belajar dari kejadian ini. Logan, 22, menimbulkan kontroversi saat dia merekam video yang menunjukkan mayat pria yang gantung diri. YouTube mengambil tindakan terkait perilaku Logan dengan mengeluarkannya dari program “Google Preferred”. Tapi Logan malah berulah lagi baru-baru ini. Video terbarunya menunjukkan kekejaman terhadap binatang. YouTube pun menghilangkan semua iklan mereka dari video-video Logan sebagai bentuk hukuman. Terkait hukuman ini, Logan berkata jika keputusan YouTube itu mematikan kreativitasnya.

Jake Paul, sang adik mendukung tindakan yang diambil YouTube. Tindakan sang kakak ternyata juga merugikan Jake yang juga seorang YouTuber. “Kesannya berlebihan tapi mereka tahu apa yang terbaik untuk platform mereka dan mereka sudah memperlakukan kami dengan kami selama bertahun-tahun,” ujarnya kepada TMZ dilansir oleh Metro.co.uk.

“Saya pikir saudara saya perlu lebih baik lagi dalam memutuskan apa yang dia bisa tunjukkan dalam video-videonya terutama saat jutaan anak menonton,” tambahnya. Saat ditanya apakah tindakan sang kakak merugikan brand Jake, dia menjawab,” Tentu saja. Orang-orang menyamakan kami. Saya pikir saya perlu mendukung dan menolongnya sekuat yang saya bisa.”

Ulah Logan membuat YouTube memperkeras hukuman mereka. Ariel Bardin, Vice President of Product Management YouTube menjelaskan langkah yang akan mereka ambil untuk para pemilik channel yang suka melanggar aturan. Terutama mereka yang suka memanfaatkan rasa sakit orang lain untuk memperoleh penonton.

“Baru-baru ini kami berhadapan dengan situasi di mana tindakan mengerikan sejumlah YouTuber merusak reputasi komunitas pencipta konten yang lebih luas di hadapan para pengiklan, industri media dan paling penting di hadapan masyarakat umum. Terkait perilaku ini—dan komitmen kami untuk memperketat kebijakan kami dan mengkomunikasikannya lebih cepat dan secara transparan—kami memperkenalkan konsekuensi baru diterapkan pada kejadian langka di mana aksi seorang kreator merusak seluruh komunitas,” tulis Ariel dalam sebuah artikel dalam blog resmi YouTube.

“Saat seorang kreator melakukan perilaku buruk yang mencolok—misalnya melakukan lelucon keji di mana orang-orang bisa mengalami trauma, mempromosikan kekerasan atau kebencian terhadap sebuah kelompok, memamerkan kekejaman atau memanfaatkan rasa sakit orang lain untuk memperoleh penonton atau pengikut—itu bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang terhadap komunitas, termasuk penonton, pencipta dan dunia luar. Kerusakan itu bisa memiliki dampak nyata tidak hanya kepada para penonton tapi pencipta lainnya, menyebabkan hilangnya peluang kreatif, hilangnya penghasilan dan kerusakan serius terhadap mata pencaharian seseorang. Itulah sebabnya penting untuk memastikan tindakan-tindakan beberapa orang tidak mempengaruhi 99,9 persen anggota komunitas yang menggunakan channel mereka untuk berkomunikasi dengan para penggemar atau membangun bisnis,” tambahnya.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge