0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jelang Pilkada, Polisi Petakan Wilayah Rawan

Deklarasi Solo Damai yang diadakan di Aula Mapolresta Solo (foto: Achmad Khalik)

Solo – Kondusifitas Kota Solo dalam penyelenggaraan Pilgub 2018 menjadi menjadi sorotan banyak pihak. Menanggapi situasi yang rawan konflik tersebut, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menekankan kepada seluruh jajaran agar tak mentolerir segala bentuk yang mengancam situasi dan kondusifitas Kota Solo.

“Baik tingkat Kasat, Kapolsek wajib mengetahui potensi kerawanan di wilayah mereka masing-masing,” tegas Kombes Pol Ribut Hari Wibowo dalam kegiatan Deklarasi Solo Damai, Jumat (16/2).

Sebelum memasuki tahun politik, kata Kapolresta, pihaknya telah memerintahkan untuk melakukan pemetaan terkait kawasan rawan konflik beserta penanganan yang akan dilakukan. Tindak pencegahan lebih diutamakan untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan terjadi.

Jika sampai hal tak diinginkan sampai terjadi, maka sanksi tegas bagi pemegang wilayah tak segan akan dijatuhkan.

“Khususnya pemilik wilayah (Kapolsek-red) wajib mengetahui potensi kerawanan yang bakal terjadi. Taruhan posisi (jabatan) masing-masing jika sampai terjadi hal tidak diinginkan terjadi,” jelas Kapolresta.

Seperti diketahui, Solo menjadi kawasan ‘eksklusif’ sejak Jokowi menjadi Presiden Indonesia ketujuh. Maka tak heran, jika Kota Solo kerapkali menjadi sorotan terkait kondusifitas dan keamanan di Kota Presiden tersebut.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge