0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tradisi Thiam Ting, Begini Maksudnya

Tradisi Thiam Ting (timlo.net/heru gembul)

Solo — Salah satu tradisi masyarakat Tionghoa dalam menyambut Imlek adalah menyalakan lentera atau tradisi Thiam Ting. Tradisi ini dilaksanakan usai masyarakat penganut Tri Dharma memanjatkan doa syukur telah menjalani tahun dengan selamat.

“Acara tersebut namanya Thiam Ting. Artinya Thiam itu menyala dan Ting berarti lentera,” papar salah satu pengurus Klenteng Tien Kok Sie (Kelenteng Pasar Gedhe), A Tek, Kamis (15/2).

A Tek mengungkapkan tradisi ini turun-temurun dilakukan khusus saat malam Imlek berlangsung. Pada acara tersebut, umat akan menunggu hingga tengah malam untuk meyalakan lampu minyak yang bertuliskan nama masing-masing.

Nantinya lampu minyak yang mulai dinyalakan pada malam menjelang pergantian tahun ini. Harus dinyalakan selama 15 hari hingga hari Cap Go Meh.

“Ini adalah tradisi saja, harapannya adalah menerangi masa depan, sehingga tahun depan bisa dijalani dengan baik,” katanya.

Untuk masalah sesaji, dalam tradisi tersebut, banyak umat Tri Dharma yang membawa Kue Keranjang. Kue ini dipercaya membawa keberuntungan.

“Tahun depan kita berharap mendapatkan sesuatu yang manis, dengan perjuangan yang ulet, persis seperti Kue Keranjang,” tandas A Tek.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge