0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Perayaan Tahun Baru Imlek Batal Gunakan Drum dan Tambur

Ketua Panitia Bersama, Solo Imlek Festival 2018, Sumartono Hadinoto (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Gebukan drum dan tambur yang akan menandai pergantian malam Tahun Baru Imlek, Kamis (15/2) malam, batal digelar. Kepastian batalnya penggunaan drum sebagai pengganti kembang api tersebut disampaikan oleh Panitia Bersama Solo Imlek Festival 2018.

“Awalnya memang panitia mengupayakan pembunyian drum. Tapi untuk tahun ini batal dilakukan mengingat kebutuhan lokasi yang cukup luas untuk memposisikan rarusan drumer tersebut,” jelas Ketua Panitia Bersama, Solo Imlek Festival 2018, Sumartono Hadinoto.

Padahal pembunyian drum ini adalah sebagai pengganti penyalaan kembang api, sesuai dengan arahan dari Pemkot Solo. Biasanya kembang api menjadi tanda bergantinya tahun, namun dalam pergantian tahun Ayam Api (2017) ke tahun Anjing Tanah (2018) ini akan sedikit berbeda dengan kemeriahan drum.

Meski demikian, panitia menjamin perayaan Imlek tidak akan kehilangan kemeriahannya karena masih banyak sajian eksotik yang akan memanjakan ribuan masyarakat yang hadir.

“Tapi kita yakin kemeriahan Imlek tidak akan berkurang sedikit pun. Soalnya pelaksanaan SIF 2018 ini kan sebuah ramgkaian acara selama satu bulan penuh. Jadi masyarakat dijamin masih bisa merasakan kemeriahannya sampai akhir Februari ini,” katanya.

Perlu diketahui bahwa puncak perayaan Imlek akan dipusatkan di kawasan Pasar Gede Solo, dimulai sejak pukul 18.00 WIB hingga Jumat (16/2) dinihari. Berbagai sajian kesenian seperti Barongsai, dan pertunjukan musik bakal digelar selama momen menyambut tahun baru tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge