0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Oknum Pengacara Ini Bobol ATM Selama Tujuh Tahun, Begini Modusnya

Pelaku pembobol ATM diamankan jajaran Polres Sukoharjo (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Jajaran Satreskrim Polres Sukoharjo berhasil mengungkap kasus pembobolan ATM dengan omset mencapai Rp 200 Juta. Dua pelaku berhasil diamankan, salah satunya merupakan oknum pengacara sekaligus sebagai otak dan aktor utama pembobolan ATM korban-korbannya.

“Kita berhasil mengungkap pembobolan ATM yang selama ini meresahkan masyarakat setelah kita melakukan penyelidikan terhadap kasus di Nguter. Pelaku ternyata sudah lama melancarkan aksinya dengan menggunakan alat yang cukup canggih dan dia pesan melalui online,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, Selasa (13/2).

Kasus ini terungkap setelah korban, Sri Rahayu (agen BRILink) melaporkan peristiwa pembobolan rekening nya hingga sebanyak Rp 11.579.500 akhir bulan Januari yang lalu. Setelah melakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap pelaku Tri Warno (33) di Jebres, Solo, selang 30 menit petugas menangkap pelaku utama, Saryanto Aladam (46) seorang pengacara di salah satu hotel di Solo.

Pelaku menggunakan alat perekam data kartu ATM bernama Skimer yang dipesannya sejak tahun 2010 dari Taiwan. Bermodal alat itu, pelaku mengelabuhi korban-korbannya yang kebanyakan agen BRILink dengan modus transfer tapi ke nomer rekening yang salah, kemudian baru mengkloning data rekening korban, dan selanjutnya menguras isinya setelah berhasil menghafal nomor PIN korban.

“Dengan bantuan rekaman CCTV di ATM BNI PT RUM yang digunakan pelaku untuk menguras rekening korban, polisi berhasil menangkap para pelaku yang sudah beraksi sejak 2010. Pelaku kita amankan beserta barang bukti yang digunakannya untuk melakukan tindak kriminal, dan kita jerat dengan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tjuh tahun penjara,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge