0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gembalakan Sapi kok Tidak Pulang, Mbah Wage Diduga Tenggelam di Kali

Tim SAR dan warga melakukan proses pencarian korban tenggelam (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Hingga hari ini, upaya pencarian Mbah Wage (79), warga Dusun Pengkol RT1/RW1, Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri yang diduga tenggelam di sungai Pakis belum membuahkan hasil. Tim SAR dan warga masih menyisir sepanjang aliran sungai yang bermuara di Bengawan Solo tersebut.

“Upaya pencarian sudah dilakukan sejak Senin (12/2) pukul 17.30 WIB hingga malam hari. Dan pagi ini tim masih berupaya mencari korban,” ujar Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubaghumas AKP Hariyanto, Selasa (13/2).

Informasi yang dihimpun Timlo.net menyebutkan, Mbah Wage sejak pukul 07.30 WIB pergi menggembala sapi namun hingga pukul 17.00 WIB belum pulang. Anaknya sempat menghubungi melalui telepon seluler tapi tidak dijawab.

“Karena penasaran, anak korban lalu mencarinya ke sawah.Tapi, ia hanya mendapati handphone, caping, sabit dan pakaian korban yang diletakkan di pematang sawah,” bebernya.

Kemudian bersama warga sekitar, anak korban mencari-cari namun tidak ditemukan keberadaan kakek tersebut.  Hingga ada dugaan jika korban hanyut dan tenggelam di aliran sungai Pakis yang melintas di desa tersebut sudah terseret jauh hingga menuju aliran Bengawan Solo. Menurutnya, aliran sungai Pakis itu bermuara pada aliran Bengawan Solo.

AKP Hariyanto manambahkan, sejak dikabarkan hanyut dan tenggelam oleh warga langsung dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Mapolsek Wonogiri. Selang beberapa saat kemudian, polisi dan Tim SAR membaur dengan warga melakukan pencarian terhadap korban.

“Peristiwa itu terjadi karena kurang perhatiannya anak  korban terhadap orang tuanya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge