0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PHRI Ikut Pasarkan Produk Lokal

PHRI Ikut Kenalkan Produk Lokal (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo bersama dinas Pendidikan an Kebudayaan Sukoharjo melakukan farm Trip ke sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan tempat wisata di Sukoharjo. Para pelaku usaha hotel dan restoran ini bermaksud untuk ikut mempromosikan industri kreatif dan kerajinan di Sukoharjo agarlebih dikenal di dunia luar.

“Kegiatan kali ini merupakan rangkaian kegiatan yang nantinya akan kita gelar secara rutin untuk ikut mempromosikan dan menjalin kemitraan dengan para pelaku industri kreatif dan kerajinan yang ternyata sangat banyak tersebar di Sukoharjo. kita menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam event ini, dan kami harapkan bisa terjadi hubungan yang baik untuk ke depannya,” kata perwakilan PHRI Sukoharjo, Frans Siswanto, Rabu (7/2).

Farm Trip kali ini dimulai dari Senra Industri Gamelan yang berada di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban untuk menyaksikan secara langsung proses pembuatan gamelan yang sudah terkenal hingga mancanegara. Selanjutnya rombongan menuju sentra industri alkohol yang tidak hanya memproduksi alkohol, namun juga memanfaatkan limbahnya menjadi pupuk organik, baru dilanjutkan ke tempat meditasi Sono Sewu.

kunjungan dilanjutkan menuju kampung Jamu di Desa Nguter, Kecamatan Nguter Sukoharjo untuk menyaksikan langsung pengelolaan jamu melalui Koperasi Jamu Indonesia (Kojai) dan secara langsung melihat proses produksinya di salah satu perusahaan jamu lokal. Selanjutnya, rombongan menuju sentra Industri Sarung Goyor yang produknya hampir 100 persen dieksport ke negara-negara di timur tengah dan Afrika.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan seperti ini, dan kami berharap adanya kerjasama yang baik sehingga produk-produk kami bisa lebih dikenal melalui tamu-tamu hotel maupun restoran. Tadi ada tawaran yang baik, dengan membuat display di hotel-hotel, namun belum ada kesepakatan ataupun komunikasi lebih lanjut,” tandas pengusaha Sarung Goyor di Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Bambang Suroso.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge