0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

NH UNS Hadirkan Syekh Aun Al Qoddumiy dari Yordania

Syekh Aun Al Qoddumiy (kanan) menyampaikan kajian (timlo.net/eko prasetyo)

Solo — Takmir Masjid Nurul Huda Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerjasama dengan Majelis Muwasholah Baina Ulama Al Muslimin (Forum Silaturahmi Antar Ulama) menyelenggarakan Kajian Dakwah Ilmiah dengan menghadirkan ulama asal Yordania Syekh Aun Al Qoddumiy dari Yordania, di Ruang Seminar Masjid Nurul Huda UNS, Solo, Rabu (7/2).

“Dunia akan dikuasai kelompok orang yang dapat menguasai Baitul Maqdis atau Masjid Al Aqsa  Yerusalem, dan ini telah menjadi ketentuan Allah Swt,” ungkap Syekh Aun Al-Qoddumiy yang diterjemahkan Habib Umar bin Husein Assegaf pada Kajian Dakwah Ilmiah, yang bertemakan Al Quds : Keberadaan dan Maknanya.

Aun mengatakan, Masjid Al Aqsa adalah masjid ketiga yang paling dianjurkan untuk dikunjungi, karena sholat di dalamnya dinilai sebagai penghapus dosa dan sebagai Negeri akhir jaman yang tidak dapat dimasuki dajjal, merupakan tanah wakaf Umat Islam, sehingga umat Islam memiliki ikatan syariah, ikatan keimanan dan ikatan ruh dengan Baitul Maqdis, dan umat Islam sebagai pewarisnya.

Ketua Takmir Masjid Nurul Huda UNS yang juga ketua Panitia Kajian, Suwarto. Diakui, melalui kajian mahasiswa lebih dipahamkan tentang perlunya  peran umat Muslim dalam membebaskan Al Quds di Palestina.

Dan Indonesia yang memiliki umat Muslim terbesar di dunia, ditunggu perannya. ” Indonesia sebagai negeri muslim terbesar di dunia, sangat ditunggu perannya dan memang harus paling depan dalam upaya membebaskan Al Quds , Masjidil Aqsa khususnya  dan Palestina pada umumnya,” ungkapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge