0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lampion Nyala, Pocong Begentayangan di Pasar Gede

()

Solo — Jika sebagaian orang takut dengan sosok hantu, seperti pocong dan kuntilanak, di gelaran Solo Imlek Fair (SIF) para hantu ini malah jadi bahan buruan para penghobi foto. Pasalnya Pocong dan Kuntilanak ini bukanlah hantu sebenarnya, melainkan orang yang mengenakan kostum dan menawarkan jasa untuk berswafoto bersama.

“Komunitas kita namanya Pocong Racing Comunity. Kita aslinya dari Bekonang Sukoharjo,” ungkap salah seorang anggota kelompok pocong, Effendy, Senin (5/2).

Effendi mengaku bahwa kegiatan ini dilakukannya hanya untuk iseng saja. Meski begitu, untuk menunjang performa yang menarik, dan make up yang baik, dirinya menarik bayaran dari pengunjung yang mengajak berfoto. Effendi mengaku dalam setiap malam, dirinya bisa mendapatkan uang sebesar Rp 100 Ribu. Uang tersebut digunakan untuk makan dan kostum.

“Kalau sebenarnya uangnya tidak seberapa. Hanya untuk menunjang make up saja,” imbuh dia.

Dikatakan dirinya bersama kelompoknya telah berulang kali beraksi dengan kostum hantu. Mulai dari bazar tingkat kampung, hingga pusat-pusat keramaian menjadi sasaran hantu jadi-jadian ini.

“Kita main dimana saja. Pokoknya ada keramaian, kita main,” katanya.

Dikatakan dirinya akan terus beroperasi hingga perayaan pergantian tahun imlek selesai digelar.

“Kita sudah beberapa kali main disini. Ya sampai lampionnya padam, kan sudah nggak ada yang ngajak foto. Kita pindah cari keramaian lain,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge