0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Anggaran Terbatas, KIA Belum Menyasar Semua Anak

Kepala Disdukcapil Klaten Widya Sutrisna (dok.timlo.net/awijaya)
Klaten — Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Klaten menyampaikan program Kartu Identitas Anak (KIA) belum dapat menyasar seluruh anak-anak lantaran keterbatasan anggaran. Pihaknya tahun ini menargetkan 10 ribu anak memegang KIA dari total sekitar 300 ribu anak di Klaten.
“Secara bertahap, mungkin nanti kita buatkan 10 ribu anak dulu. Karena pelaksanaan KIA menjadi beban masing-masing daerah,” kata Kepala Disdukcapil Klaten Widya Sutrisna, Senin (5/2).
Bukan bermaksud memandang sebelah mata program yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 itu, menurut Widya, pihaknya tengah fokus mengejar rekaman data untuk syarat hak pilih Pilkada Jateng 27 Juni nanti. Sedangkan Pemkab Klaten menganggarkan sekitar Rp 50 juta untuk pengadaan mesin printer dan blangko pembuatan KIA.
“KIA itu kan fungsinya sebagai identitas warga negara sesuai Permendagri No 2/2016. Kemudian tahun 2017 Kemendagri membuat KIA di kabupaten/kota sebagai pilot project. Saat itu kami belum siap, maka kita coba laksanakan di 2018 ini,” ujarnya.
Disisi lain, Widya menyebut, program administrasi kependudukan bagi anak di bawah usia 17 tahun itu telah berjalan di Kota Surakarta. Sebab, pemegang KIA memperoleh potongan harga pada sejumlah fasilitas yang telah bekerjasama dengan pemerintah kota Surakarta.
“Kalau di Solo itu KIA namanya Kartu Insentif Anak. Selain identitas diri, juga ada kemudahan fasilitas bagi si pemegang kartu. Semoga saja nanti di Klaten juga difasilitasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi untuk kemudahan seperti itu,” sebutnya.
Sebagai informasi, KIA memuat nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), tempat tanggal lahir, alamat, agama, dan nama orangtua sesuai dengan akta lahir. Adapun syaratnya melampirkan salinan akta kelahiran, KTP orang tua, Kartu Keluarga (KK) dan melampirkan foto ukuran 2×3. Khusus anak usia 0-5 tahun tidak perlu menggunakan foto.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge