0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pembersih Lapangan Basket Ini Jadi Viral di Cina, Alasannya?

Meng Fei. ()

Timlo.net—Sekalipun berprofesi sebagai pengepel lapangan, tapi Meng Fei menyita perhatian warganet Cina. Hal ini karena dia terlihat bersungguh-sungguh melakukan pekerjaannya. Dia cepat, lincah dan pekerja keras.

Pria berusia 28 tahun itu mulai bekerja sebagai relawan pembersih di sebuah lapangan basket di Shenzhen pada 2013. Kala itu pria yang tidak lulus SMA itu berusia 24 tahun. Gayanya membersihkan lapangan basket yang penuh semangat membuat orang-orang mengaguminya.

“Saya mengepel lantai sekeras yang saya bisa dan berlari keluar lapangan lagi begitu sudah bersih. Hal ini kebanyakan hanyalah pekerjaan otot,” ujarnya dilansir dari South China Morning Post. Setiap kali lantai lapangan perlu dibersihkan, dia segera membersihkannya dengan penuh semangat.

Sikap ini menyita perhatian para penggemar olahraga di negara itu. Bahkan mereka yang tidak mengikuti olahraga itu akhirnya mengenalnya lewat sosial media. Mereka mengaguminya karena dedikasinya untuk pekerjaannya.

“Saya merapikan pakaian saya setiap kali masuk ke arena. Saya akan menata rambut dengan gel dan menyikat sepatu saya juga,” katanya.

Dia menjadi viral saat video dirinya mengepel lantai dalam sebuah pertandingan Desember 2016 beredar. Dia terlihat masuk ke lapangan, memegang dua handuk dan dengan semangat mengepel lantai. Pertandingan itu sendiri ditayangkan stasiun televisi pemerintah Cina, CCTV.

Potongan video itu tersebar luas di sosial media. Dia pun menjadi bintang dalam semalam. Para warganet memujinya untuk kerajinan, hasrat dan dedikasinya dalam tugasnya. Padahal banyak warganet beranggapan jika pekerjaannya itu hanyalah pekerjaan yang rendah.

Sebuah tim profesional dalam basket liga premier Chinese Basketball (CBA) di negara itu juga memperhatikan Meng. Segera, dia menjadi bagian reguler dari penampilan pemanasan tim Shenzhen Marco Polo. Tim CBA lainnya segera mengundangnya membersihkan lantai lapangan sebelum pertandingan.

Karir Meng mengalami perubahan pada Januari 2017. Dia diundang membersihkan lantai dalam pertandingan CBA All -Stars. Meng tidak meremehkan tugasnya itu dan berlatih selama dua minggu. Dia dikabarkan lari 10 km setiap pagi untuk persiapan dalam event itu.

Kepopulerannya mulai bertambah setelah itu. Semakin banyak orang memperhatikan etos kerja pemuda itu. Berbagai kesempatan mulai terbuka untuknya. Enam bulan lalu, dia menerima tawaran pekerjaan dari perusahaan teknologi di Beijing. Meng menerima pekerjaan sebagai asisten manager. Gaji tahunannya mencapai 200 ribu yuan (Rp 426, 2 juta).
“Sekarang ada banyak orang mengenali saya, saya menemukan jika kesempatan-kesempatan yang saya punya dalam hidup meningkat. Saya selalu percaya ada panggung yang lebih besar untuk saya di luar sana,” kata Meng.

Untuk wawancara pekerjaannya sebelum diterima, Meng juga memakai pendekatan yang sama. Dia tidak meremehkan kesempatan wawancara itu. Dia mempersiapkan diri dengan menonton berbagai video tutorial untuk menghadapi wawancara kerja. Setelah menerapkan apa yang dia pelajari, dia mengesankan para atasannya dan memperoleh pekerjaan itu.

Untuk karirnya sebagai pembersih lapangan, Meng menyatakan dia tidak mau melupakannya begitu saja. Dia mengaku masih punya satu mimpi yang belum terwujud. Dia ingin membersihkan lapangan basket dalam pertandingan NBA.
Mantan pemain NBA Wang Zhizhi juga mendengar mimpi Meng ini. Dia dikabarkan ingin menolong Meng mewujudkan mimpinya. Wang sendiri pernah bermain untuk the Dallas Mavericks, Los Angeles Clippers dan the Miami Heat.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge