0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jika Main-main Soal Rekrutmen, Bupati Bakal Sikat Direktur RSUD Sragen

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dugaan adanya makelar dalam rekrutmen pegawai dan tenaga medis RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen sudah terdengar  pucuk pimpinan Pemkab Sragen. Direktur RSUD sendiri telah diwanti-wanti agar tidak main-main dengan proses rekruitmen.

”Sebagai garansinya kalau sampai terbukti, Direktur RSUD terlibat macem-macem tak sikat,” tegas Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Rabu (31/1).

Kepada wartawan Yuni meminta agar Direktur RSUD tetap menjalan tugasnya dengan baik. Pihaknya sudah banyak mendengar orang atau oknum yang mencoba memasukkan dengan jalur membayar.

Yuni  mengaku sudah mendengar adanya permainan makelar rekrutmen tenaga medis. Bahkan mereka sudah berani mencatut nama bupati, wakil bupati (wabup) dan Sekda. Dalam menjalankan aksinya meminta uang hingga puluhan juta agar diterima sebagai pegawai.

Dia meminta masyarakat tidak percaya dengan onum yang mencoba meminta sejumlah uang tertentu untuk bisa lolos dalam sistem rekrutmen tersebut.

”Jangan percaya kalau ditawari bisa lolos menjadi pegawai RSUD,” tandasnya.

Dari informasi yang dia peroleh, Yuni mengatakan, jumlah pendaftar pegawai RSUD tersebut telah mencapai sekitar  3.500 orang yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Padahal, jumlah formasi yang dibutuhkan hanya 139 untuk pegawai BLUD non PNS.

Seperti diketahui, rekrutmen pegawai RSUD Sragen sudah ditutup pendaftarannya pada 28 Januari lalu. Untuk pengumuman pendaftar yang lolos dijadwalkan 6 Maret mendatang.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge