0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diplomasi Peci Ala Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kenegaraan ke Afghanistan (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Imam salat Zuhur saat melakukan kunjungan di Afghanistan. Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo mengatakan, Jokowi menjadi imam salat berjamaah tersebut karena permintaan Ashraf Ghani.

“Waktu salat Zuhur pak Presiden diminta mengimami. Di belakang ada pak Ashraf Ghani,” ujar Johan Budi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (30/1).

Johan menambahkan, selama dirinya mendampingi kepala negara melakukan kunjungan kerja baik di luar maupun dalam negeri, Jokowi tak canggung-canggung menjadi imam salat berjamaah. Namun, apa yang dilakukan Jokowi di Afghanistan ini memang menarik perhatian publik.

“Presiden sering loh mengimami salat, tidak hanya pas di Afghanistan. Di kunjungan kerja di dalam negeri juga,” ucapnya.

Tak hanya mengimami salah Zuhur berjamaah, ada hal lain yang jadi sorotan publik. Di mana, mantan Gubernur DKI Jakarta itu memberi hadiah peci kepada Ashraf Ghani.

Kala melakukan kunjungan ke Afghanistan, Jokowi memang terlihat mengenakan peci hitam. Sementara saat malakukan lawatan ke empat negara lainnya, yakni Bangladesh, Sri Langka, India, dan Pakistan dia tidak menggunakannya.

Sejumlah pihak menilai, cara Jokowi ini menunjukkan diplomasi peci seperti apa yang dilakukan Presiden pertama Soekarno kala mengunjungi Afghanistan tahun 1961 lalu.

“Yang pasti pak Presiden (Jokowi) menghadiahi pak Presiden Afghanistan Ashraf Ghani peci hitam. Itu kan simbol. Dan pak Presiden juga dikasih yang khas Afghanistan, kan dipakai juga oleh beliau dan pak Ashraf pakai juga. Peci hitam itu kan simbol bangsa kita. Indonesia kan di luar itu peci hitam itu menjadi simbol. Diplomasi peci,” jelas Johan.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge