0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pembunuhan Karyawati BPR, Tersangka Peragakan 36 Adegan dengan Tenang

Tersangka Beky Efrianto memanjat tembok untuk masuk ke rumah korban Dera Dewanti, dalam reka ulang kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Berjalan tertatih-tatih akibat luka tembak di paha kanan, tersangka pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, Beky Efrianto, menjalani 36 adegan dalam reka ulang, Selasa (30/1). Tersangka dengan tenang memperagakan adegan demi adegan dibawah pengawalan ketat petugas Polres Boyolali. Teriakan dan cacian warga yang melihat reka ulang sama sekali tak digubris tersangka.

Adegan diawali tersangka yang mengintip rumah korban lewat celah pagar besi. Setelah itu, tersangka dengan menggunakan jagrak (tangga bambu) memanjat tembok tetangga korban dan masuk ke rumah korban dengan cara menjebol genting. Usai itu, adegan kekerasan terhadap korban dilakukan di dalam kamar.

“Tidak ada hal baru, adegan yang diperagakan sesuai dengan BAP tersangka dipenyidik,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto, Selasa (30/1).

Dalam reka ulang tersebut, aksi pencurian dengan kekerasan dilakukan sendiri oleh tersangka. Termasuk menyeret tubuh korban dan memasukkan ke bagasi mobil korban, sebelum dibuang ke Waduk Cengklik. Oleh tersangka, jasad korban diletakkan begitu saja di pinggir jalan pintu masuk Waduk Cengklik.

“Dibuang di lokasi, bertujuan agar jasad korban segera ditemukan,” ujar Willy.

Dijelaskan, tersangka menjalani 36 adegan, dimana 32 adegan dilakukan di rumah korban, sedangkan 4 adegan diperagakan di lokasi pembuangan jasad Dera, pintu masuk Waduk Cengklik atau 7 Km dari rumah korban. Reka ulang digelar untuk melengkapi berkas penyidik sebelum diserahkan ke kejaksaan.

“Sejauh ini, proses reka ulang sudah sesuai dengan keterangan tersangka,” tambah Willy.

Terungkap juga, usai menghabisi korban, tersangka sempat pulang ke rumah untuk berganti baju. Tersangka juga sempat pamit kepada ibunya, hendak berjualan lele. Setelah itu, tersangka kembali ke rumah korban untuk membuang jasad korban yang telah meninggal.

“Sampai saat ini, pelaku tunggal,” tandas Willy.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge