0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

UNS Juara 1 Olimpiade Farmasi Nasional

Tim Mahasiswa Farmasi UNS juarai Kompetisi Farmasi Nasional (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Tim mahasiswa Farmasi Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara 1 pada Kompetisi Nasional Clinical Pharmacy Skill Event (CPSE) Kofein 2018 yang berlangsung di Universitas Airlangga, Surabaya.

“Lomba ini merupakan Olimpiade Kefarmasian di tingkat nasional di bidang Farmasi Klinis atau Farmasi Rumah Sakit bertemakan “Metabolic Syndrome” yaitu Diabetes Mellitus (kencing manis), Hipertensi (tekanan darah tinggi), dan dislipidemia (kolesterol tinggi),” ungkap Qisty Aulia Khoiry kepada wartawan, di Kampus UNS, Solo, Senin (29/1).

Tim mahasiswa Farmasi UNS beranggotakan Waliyyin Razan Qanit, Qisty Aulia Khoiry, dan Anggun Nurus Sholikhah. UNS berhasil menyisihkan tim dari Farmasi Universitas Airlangga yang menjadi juara 2, Universitas Padjajaran (Juara 3), Institut Teknologi Bandung (Juara Harapan 1) dan Universitas Brawijaya sebagai juara Harapan 2.

“Soalnya pada saat babak penyisihan sangatlah susah, saya sedikit pesimis untuk lolos namun Alhamdulillah Allah masih baik hati kepada tim kami,” ungkap Qisty.

Saat babak final, Qisty mengaku awalnya mereka pasrah. Dalam sesi final kemampuan kolaborasi antar tenaga kesehatan diujikan, sedangkan mereka belum pernah mendapatkan materi tersebut di bangku perkuliahan. Namun, hasilnya adalah nilai final dari Tim UNS menduduki peringkat tertinggi dibanding finalis lain.

Ketika ditanya tentang persiapan, kata Qisty, mereka hanya melakukan persiapan selama 2 minggu, karena pada bulan-bulan itu sekitar November-Desember) mereka sedang melakukan UAS (Ujian Akhir Semester, sehingga mereka hanya fokus pada ujian dan tidak fokus dengan materi lomba. Bahkan, untuk melakukan pendaftaran tim mereka mendaftar saat menit terakhir penutupan pendaftaran.

“Bagi mereka meraih juara 1 dan mengalahkan tim farmasi dari universitas lain adalah suatu keajaiban yang sangat dahsyat, karena Allah memudahkan jalan mereka untuk menjawab soal-soalnya, kuncinya jangan putus doa dan belajar semaksimal mungkin,” jelasnya.

Qisty mengemukakan, piala tersebut merupakan piala pertama di tahun 2018 untuk prodi S1 Farmasi UNS, dari sini S1 Farmasi UNS menjadi lebih dikenal, dan sudah terbukti kualitasnya walaupun masih jurusan baru.

“Piala tersebut juga merupakan buah usaha para dosen yang telah membimbing mahasiswanya serta seluruh mahasiswa S1 Farmasi UNS, yang senantiasa mendukung teman-temannya ketika sedang berkompetisi dan selalu mendoakan satu sama lain,” ujarnya.

Menurut Qisty, pelaksanaan lomba ini berlangsung pada19-20 Januari 2018 di Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya. S1 Farmasi UNS mengirimkan 3 tim dalam kompetisi ini, namun hanya 1 tim yang lolos hingga masuk babak final.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge