0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

TPID akan Evaluasi Efektivitas Pasar Murah

Wakil Ketua TPID Solo, Bandoe Widiarto (kiri) (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo akan mengevaluasi kegiatan pasar murah yang digelar di tiga pasar di Solo. Hal itu diperlukan untuk mengukur keampuhan pasar murah dalam menekan inflasi di Kota Bengawan.

“Tentunya nanti akan kita evaluasi sampai sejauh mana kegiatan ini bisa mempengaruhi harga di pasaran,” kata Wakil Ketua TPID Solo, Bandoe Widiarto, Senin (29/1).

Menurut Bandoe, intervensi pasar dengan mengadakan pasar murah merupakan cara yang paling mudah bagi pemerintah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik akhir-akhir ini. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan harga bisa tetap tinggi meski TPID sudah menggelontor pasar dengan barang.

“Kalau sudah begitu, harus kita lihat dulu kenapa kok harganya nggak mau turun. Bisa jadi ada yang main,” kata dia.

Gelaran pasar murah digelar TPID Solo Senin hingga Selasa (29-30/1). Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama seluruh pemangku kepentingan di Solo berharap harga kebutuhan pokok yang belakangan ini terus merangkak naik dapat ditekan.

“Ujung-ujungnya nanti akan berdampak ke inflasi daerah. Harapannya tahun ini inflasi kita bisa rendah seperti tiga tahun terakhir,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Yulistianto mengatakan acara pasar murah digelar sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.

“Kita lihat harga kebutuhan pokok belakangan ini kan naik. Sementara daya beli masyarakat terus menurun. Karena itu, pemerintah harus hadir. Salah satunya dengan menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” kata dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge