0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Subsidi Tidak Merata, TPID Solo Dianggap Pilih Kasih

Pedagang cabai di Pasar Legi (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Kebijakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo yang memberikan subsidi kepada sejumlah pedagang dianggap pilih kasih. Pasalnya, dengan tidak meratanya pemberian subsidi itu membuat pedagang lainnya merasa tidak diperhatikan.

“Mestinya pemerintah kalau ingin memberi subsidi ya semua pedagang. Kalau hanya beberapa saja yang diberikan, selain tidak efektif juga membuat kesan tidak adil antar pedagang,” ujar salah seorang pedagang cabai di Pasar Legi,  Kisiyah (50) kepada wartawan, Senin (29/1).

Terkait dengan adanya operasi pasar yang dilakukan TPID itu, ia mengaku tidak ada sosialisasi sebelumnya.  Sehingga saat mendengar ada beberapa pedagang yang diberikan subsidi itu,  dianggap justru hanya akan  menguntungkan pedagang yang bersangkutan.

Untuk harga cabai merah kriting yang dijualnya, Kisiyah menjualnya sebesar Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah sebesar Rp 25 ribu per kilogram.

Sementara itu, salah seorang pedagang yang diberikan subsidi, Santo menyampaikan menjual cabai kriting merah sebesar Rp 32 ribu per kilogram. Harga itu lebih rendah dari yang berlaku di pasaran yang mencapai Rp 35 ribu per kilogram.

“Melihat harga jual yang kita tawarkan lebih murah, banyak pelanggan yang langsung membeli. Dari 25 kilogram stok yang kita sediakan, sudah laku terjual 10 kilogram,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge