0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pembunuhan Karyawati BPR, Tersangka: Saya Menyesal

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie, membuka penutup wajah tersangka pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, Beki Efrianto (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Untuk pertama kalinya, jajaran Polres Boyolali memunculkan tersangka pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban, Dera Dewanti, warga Tembalang, Semarang, tewas, ke publik. Tersangka, Beki Efrianto (22), warga Perumahan Sawahan, Ngemplak, Boyolali, yang juga tetangga korban.

Tersangka Beki terpaksa ditembak di paha kanan karena berusaha melarikan diri saat diminta menunjukkan barang bukti. Dengan wajah ditutup sebo, tersangka mengaku menyesali perbuatanya.

“Saya menyesal, saya panik, belum pernah membunuh,” kata Beki yang terus menunduk selama dimunculkan, Senin (29/1).

Kepada petugas, tersangka nekat membuang jasad Dera ke kawasan Waduk Cengklik, dengan harapan bisa segera ditemukan. Sementara terkait dengan kondisi Dera yang dibuang dalam kondisi telanjang, tersangka membantah melakukan perkosaan.

“Tidak, saya telanjangi hanya untuk alibi,” ujarnya.

Tersangka mengaku nekat mencuri karena kalah berjudi sebesar Rp 2 juta di Kleco. Timbul niatan untuk mencuri di rumah Dera setelah melihat garasi rumah dalam kondisi gelap dan mobil berada di dalam. Tersangka mengaku seorang diri saat mengeksekusi Dera.

Tersangka membunuh korban karena panik, saat korban berteriak mengetahui dirinya berada di dalam rumah. Korban yang berteriak langsung dipukuli dibagian muka dengan tangan kosong,menyumpal mulutnya dengan kain dan mengikat tangan. Panik melihat korban meninggal, tersangka langsung melucuti pakaian korban dan membuang jasadnya di kawasan Waduk Cengklik, Senin (22/1) pukul 02.00 WIB.

“Niat saya hanya ingin mencuri, uang Rp 2,7 juta saya ambil didompet korban,” ujarnya.

Tersangka berhasil ditangkap petugas, saat sedang memancing di Kecamatan Hebrida, Indragiri Hulu, Pekanbaru. Sedangkan mobil korban, honda jazz AB 1921 VS di Bekasi Kota. Tersangka sengaja meninggalkan mobil di Bekasi, setelah itu melanjutkan perjalanan ke Riau naik bus.

“Saya pasrah, saya siap menjalani hukuman,” ujar tersangka.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi menjelaskan, tersangka akan dijerat Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang menyebabkan korban meninggal, dengan ancaman kurungan penjara minimal lima tahun dan ancaman maksimal kurungan penjara seumur hidup.

“Berkas sesegera mungkin kita selesaikan, agar segera disidang,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge