0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Harga Beras Melambung, Rastra kembali Dibagikan

Bupati Klaten Sri Mulyani melepas rombongan truk yang membawa muatan beras Rastra di Gudang Bulog Karangwuni Ceper (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos). Pasalnya, ditengah melambungnya harga komoditas beras, distribusi beras untuk rakyat pra sejahtera (Rastra) akan kembali dilaksanakan bulan ini.

“Sesuai ketentuan, alokasi bansos beras rastra untuk Kabupaten Klaten pada Januari- Februari tiap bulannya 1.092.400 kg,” ujar Kepala Perum Bulog Sub Divre III Surakarta, Titov Agus Sabelia, Senin (29/1).

Dalam peluncuran penyaluran bansos rastra di Gudang Bulog 308 Karangwuni, di Desa Meger, Kecamatan Ceper, Klaten tersebut, Titov mengatakan, ada 401 titik distribusi yang tersebar di 26 kecamatan. Adapun kualitas Rastra didistribusikan medium Bulog.

Berbeda dengan tahun lalu, lanjut dia, masing-masing KPM program beras bersubdi yang sebelumnya bernama Raskin itu tak perlu lagi merogoh kocek Rp 1.600 per kilogramnya.

“Di mana ketentuan bansos 2018 menyalurkan beras medium tanpa harga tebus. Nanti tiap KPM mendapatkan 10 Kg beras kualitas medium,” kata Titov.

Hal senada juga disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani. KPM tidak perlu menebus beras lantaran subsidi tidak lagi ke komoditas, namun dialihkan langsung ke masyarakat penerima.

“Dulu Raskin nebus. Sekarang gratis. Karena bansos pangan Rastra ini dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat. Harapannya dapat meredam gejolak harga beras yang belakangan ini terjadi,” imbuh Bupati.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge