0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Aturan Baru, Wajib SNI untuk Kelistrikan

Andy N Sommeng (merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah mewajibkan Standardisasi Nasional Indonesia (SNI) di bidang ketenagalistrikan. Penerbitan Peraturan Menteri ESDM Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Wajib SNI Bidang Ketenagalistrikan untuk memenuhi aspek keselamatan sesuai pasal 44 Undang Undang nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

“Penggunaan SNI diharapkan dapat menghindarkan dari bahaya, karena selain bermanfaat listrik juga berbahaya,” jelas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy N Sommeng di Jakarta, Senin (29/1).

Andy menambahkan, sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, tujuan utama standardisasi adalah melindungi produsen, konsumen, tenaga kerja dan masyarakat dari aspek keamanan, keselamatan, kesehatan serta pelestarian fungsi lingkungan.

Dia melanjutkan terbitnya peraturan terkait SNI kelistrikan juga untuk mendorong pengembangan dan daya saing usaha logistik nasional. Aturan ini juga diharapkan mampu meningkatkan investasi di Indonesia.

“Terbitnya Permen no 2 tahun 2018 yang menyederhanakan 11 permen yang ada sebelumnya, dan dilakukan oleh Kementerian ESDM adalah untuk mendukung paket kebijakan ekonomi XV yang berfokus pada pengembangan usaha dan daya saing usaha logistik nasional. Sehingga mampu meningkatkan investasi di Indonesia,” ujar Andy.

Adapun beberapa permen lama yang dicabut dan disederhanakan antara lain terkait standard wajib untuk luminer, pemutus sirkuit arus bolak-balik (MCB), sakelar, kipas angin, tusuk kontak dan kotak kontak, ballast elektronik, dan pemutus sirkuit arus sisa (RCCB).

[bim]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge