0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Tantang Balik Ahli Waris Lahan Sriwedari

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/heru gembul)

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menanggapi santai keberatan dari pihak ahli waris lahan Sriwedari terkait rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membangun Masjid Taman Sriwedari di lahan eks-Taman Hiburan Rakyat (THR). Bukannya membuka diri, Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, justru menantang ahli waris untuk membuktikan klaim mereka.

“Kalau memang mereka benar-benar ahli waris, buktikan dong,” ujar Walikota, Senin (29/1).

Rudy menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo secara sah menguasai lahan Sriwedari sejak diterbitkannya Sertifikat Hak Pakai (HP) 40 dan 41 oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) atas instruksi Kementerian Agraria dan Tata Ruang tahun 2015 lalu. Sejak saat itu, Pemkot mengklaim kepemilikan penuh atas lahan Sriwedari seluas 3.425 Hektar.

“Secara de facto Sriwedari dikuasai Pemerintah untuk kepentingan umum. Sejak dulu sampai sekarang,” kata Rudy.

Sengketa lahan Sriwedari sudah berlangsung puluhan tahun. Lahan tersebut awalnya terdaftar atas nama RMT Wiryodiningrat dengan bukti Recht van Eigendom (RVE) 295. Namun, menurut Rudy, secara faktual RMT Wiryodiningrat maupun ahli warisnya tidak pernah menguasai lahan tersebut secara fisik.

“Dan sejak dulu yang merawat lahan Sriwedari kan juga pemerintah,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge