0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Nongkrong Dipinggir Sungai, Tulus Diterkam Buaya

Ilustrasi mayat (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tulus (40) tewas diterkam buaya saat duduk sambil merokok bersama temannya yang tengah mencari ikan di pinggir kanal (sungai buatan). Peristiwa itu terjadi di Kampung 86 wilayah 1 Desa Saka Rotan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Sabtu (27/1) sekitar pukul 17.30 Wib.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra mengatakan, tewasnya karyawan PT RSUP itu disaksikan dua warga lainnya yang berada tak jauh dari lokasi. Kawasan kanal itu memang biasa dijadikan lokasi mencari ikan para warga. Namun juga jadi habitat buaya.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat terkaman buaya dan terlalu lama di dalam air setelah diseret binatang itu,” ujar Christian Minggu (28/1).

Kejadian sore itu, ketika Fuad Vidiyanto (23 ) dan Riandi (17), yang merupakan rekan kerja korban sedang mencari ikan di kanal KCT 5. Tidak lama berselang, korban datang ke tempat tersebut.

“Sambil merokok, korban duduk di tepi kanal, menonton Fuad dan Riandi menjala ikan. Saat sedang asyik, tiba-tiba tanpa diduga, muncul seekor buaya yang cukup besar dan langsung menerkam serta menyeret korban ke dalam air kanal,” kata Christian.

Fuad dan Riandi yang menyaksikan peristiwa itu langsung berteriak meminta tolong, kepada warga sekitar. Warga langsung berdatangan, dan berusaha melakukan pencarian.

Korban akhirnya berhasil ditemukan, sekitar pukul 20.45 Wib tenggelam di dasar kanal, sekitar lima meter dari lokasi, namun sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

“Jasad korban kemudian dievakuasi ke darat dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis dari Puskesmas Teluk Belengkong,” ucap Christian.

Menurut Christian, dari hasil otopsi, jasad korban relatif masih utuh, hanya terdapat luka bekas gigitan di bagian kepala dan wajah. Diduga korban meninggal dunia, akibat gigitan buaya dan lemas karena terlalu lama dalam air.

“Saat ini, jasad korban sudah diserahkan oleh Polsek Teluk Belengkong kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan,” ucap perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge