0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SGS Lombakan Transaksi Nontunai Terbanyak di Pasar Tradisional

Pembukaan SGS (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota Solo memanfaatkan gelaran Solo Great Sale (SGS) 2018 untuk mendongkrak transaksi nontunai di pasar tradisional di Solo. Upaya tersebut dilakukan dengan mengadakan lomba Transaksi Nontunai Terbanyak yang dapat diikuti pedagang pasar tradisional.

“Jadi pedagang dengan transaksi nontunai terbanyak akan mendapat hadiah,” kata Kepala Dinas Perdagangan Solo, Subagio saat berbincang dengan wartawan usai pembukaan Solo Great Sale, Minggu (28/1).

Nantinya, transaksi nontunai yang dilakukan pedagang pasar tradisional selama gelaran SGS akan dicatat panitia. Pedagang dengan transaksi nontunai terbanyak akan ditetapkan sebagai pemenang.

“Kita menggandeng enam bank untuk program ini,” kata dia.

Menurutnya, pedagang yang sudah mengikuti program transaksi nontunai ini sudah memiliki Electronic Data Capture (EDC) dari bank yang menjadi rekanan masing-masing pedagang. Pembeli dapat langsung menggunakan e-money yang diterbitkan masing-masing bank.

“Setiap transaksi akan dicatat. Jadi nanti kelihatan berapa penjualan yang dilakukan secara nontunai di pasar tradisional,” kata dia.

Sayangnya, untuk saat ini belum semua pedagang bisa mengikuti kategori tersebut. Subagio mengakui jumlah pedagang pasar yang sudah bisa melayani transaksi nontunai di Solo masih sedikit.

“Memang belum semua pedagang (yang mengikuiti program nontunai). Dan hanya di beberapa pasar saja. Tapi ke depan akan kita dorong agar semua pedagang bisa melayani transaksi nontunai,” kata dia.

SGS 2018 sendiri sedikit berbeda dibanding SGS tahun lalu. Bila tahun lalu SGS hanya diikuti 12 pasar tradisional, tahun ini SGS melibatkan seluruh pasar tradisional di Solo yang jumlahnya mencapai 44 pasar.

“Tahun ini memang keterlibatan masyrakat lebih luas. Harapannya transaksi selama SGS bisa lebih tinggi dibanding tahun lalu,” kata Ketua I Panitia SGS 2018, Daryono.

Selain lomba transaksi nontunai, panitia juga mengadakan lomba khusus pasar tradisional yaitu Pasar Terheboh, Lurah Pasar Terbaik, serta Lomba Pedagang dengan Omzet Tertinggi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge