0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pelaku Nekat Bunuh Dera karena Berteriak

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie menunjukkan sejumlah barang bukti kasus pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan korban Dera Dewanti warga Perumahan Sawahan, Ngemplak, meninggal dunia (timlo.net/nanin)

Boyolali — Polres Boyolali masih melakukan pengembangan pasca tertangkapnya KY (30) tersangka pembunuhan terhadap Dera Dewanti, warga Perumahan Sawahan, Ngemplak, Boyolali. Pengembangan dilakukan untuk mengungkap pelaku lain yang turut membantu.

“Kita masih periksa satu saksi, yang dimungkinkan tahu peristiwa tersebut, dia (saksi) teman tersangka,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andie, Minggu (28/1).

Sementara itu dalam rilis yang digelar di Mapolres Boyolali, terungkap tersangka nekat membunuh korban karena berteriak saat memergoki tersangka di rumah korban. Korban sendiri disumpal mulutnya menggunakan kain yang mengakibatkan korban kehabisan oksigen dan meninggal dunia.

“Setelah korban meninggal, mayatnya diseret dimasukkan ke dalam mobil dan dibuang ke pintu masuk Waduk Cengklik,” tambahnya.

Dijelaskan Kapolres, tersangka masuk ke rumah korban dengan memanjat tembok belakang. Setelah itu naik ke plafon rumah korban.Tersangka sempat mengambil sejumlah barang berharga milik korban,sebelum ketahuan korban.

“Ada 20-an barang bukti yang kita amankan,” ujar Kapolres.

Tersangka sendiri ditangkap petugas di Pekanbaru Riau, Jumat (26/1) siang. Sedangkan mobil korban, jazz silver nopol AB 921 VS ditemukan di Stasiun Kota Bekasi. Selain itu, juga terungkap tersangka masih bertetangga dengan korban di Perumahan Sawahan, Ngemplak, Boyolali.

“Niatnya untuk mencuri,” tandas Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, jasad Dera Dewanti, warga Semarang, ditemukan di pintu masuk Waduk Cengklik, Boyolali, Senin (22/1), dalam kondisi telanjang dengan mulut tersumpal dan tangan terikat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge