0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pernah Ada Tahanan Nyaris Bunuh Diri

Wawan enggan menoleh ke sebelah kanannya lantaran masih melihat penampakan tersebut (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Bukan pertama kali ini saja, anggota Polsek Serengan melihat ketakutan tahanan yang dijebloskan ke dalam sel. Sudah beberapa kali, tahanan yang menghuni sel Mapolsek Serengan mengeluhkan hal tersebut.

“Keluhannya sama, melihat penampakan sosok wanita berambut panjang dengan kondisi menggantung dan wajah menyeramkan,” terang Kasi Humas Polsek Serengan, Aiptu Suharyanto saat berbincang dengan wartawan, Minggu (28/1) siang.

Sebelumnya, kata Suharyanto, ada seorang tahanan nyaris tewas lantaran menggantung di sel. Beruntung, upaya gantung diri yang dilakukan oleh tahanan tersebut diketahui. Sehingga, upaya tersebut dapat dicegah.

“Dulu juga ada kasus yang sama. Bahkan nyaris tewas lantaran menggantung dalam sel,” kata Suharyanto.

Untuk menghindari hal tidak diinginkan, pihaknya selalu menaruh tahanan di sel tersebut secara berkelompok. Artinya, minimal lebih dari dua orang. Upaya ini dilakukan, untuk menghindari hal tidak diinginkan. Meski begitu, tetap saja mereka selalu ketakutan dan sering melihat penampakan.

“Ruang tahanan ini muat sekitar 4-5 orang. Meski sudah kami taruh secara kelompok, mereka tetap berteriak-teriak saat malam hari. Menurut pengakuan mereka, ada penampakan wanita berambut panjang, menggantung dengan wajah seram dan mengajak mereka untuk bunuh diri. Saat hal itu terjadi, anggota yang piket langsung melakukan pengecekan,” jelasnya.

Terkait tahanan Agus Himawan alias Wawan (38) tersebut, pihaknya akan membawa tahanan tersebut ke Mapolresta Solo. Upaya ini untuk menghindari hal tidak diinginkan terjadi pada tahanan yang menghuni di sel Mapolsek Serengan.

“Kami khawatir, jika terjadi hal tidak diinginkan. Sebelumnya juga pernah, bahkan nyaris tewas,” katanya.

Keangkeran sel tahanan Mapolsek Serengan, telah menjadi rahasia umum di kalangan para anggota Polsek. Meski begitu, mereka sudah terbiasa dengan hal tersebut.

“Kalau untuk anggota sudah terbiasa. Biasanya, penampakan itu menghantui mereka yang berperkara dan memiliki kesalahan. Kalau enggak ada masalah, ya biasa saja,” kata Suharyanto.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge