0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkot Tutup SPBU Jongke

Kepala BPPKAD Solo, Yosca Herman Soedrajat saat mengeksekusi SPBU Jongke. (foto: Ratna Nisrina Puspitasari)

Solo – SPBU Jongke yang terletak di Jl. Radjiman, Pajang, Laweyan, Solo akhirnya dieksekusi, Rabu (24/1). Eksekusi dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo, Yosca Herman Soedrajat bersama beberapa pegawai Dishub dan Polisi.

Sebelum eksekusi, pihak BPPKAD sudah melayangkan surat pada 14 Agustus 2017 kepada pemilik SPBU. Isi surat tersebut intinya meminta pihak SPBU untuk mengosongkan tempat secepatnya.

“Kami layangkan surat tanggal 14 Agustus 2017 kepada saudara Edi supaya segera ditutup dan dikosongkan,” kata Yosca Herman Soedrajat.

Surat yang dikirimkan tersebut ternyata tidak diindahkan oleh pihak SPBU sehingga pihak BPPKAD mengeksekusi langsung SPBU.

“Namun sampai dengan hari ini saudara Edi tidak menutup dan mengosongkan SPBU ini. Ya terpaksa dengan Peringatan 1, 2, 3, tanggal 23 Januari kita akan laksanakan eksekusi,” kata Yosca.

Tanah SPBU kedepannya akan digunakan oleh pemerintah. Eksekusi SPBU dilakukan karena BPN ingin tanah yang diukur bebas tanpa penguasaan pihak lain.

“Pihak BPN tidak mau mengukur karena tanah masih dikuasai pihak lain,” kata Ketua BPPKAD Solo ini.

Setelah dilaksanakan eksekusi, selanjutnya tanah akan segera diukur oleh BPN. Kemungkinan tanah bekas SPBU akan digunakan tahun 2018 ini untuk perluasan Pasar Jongke.

“Tanah akan langsung digunakan di tahun 2018 ini dan kemungkinan akan digunakan untuk perluasan pasar,” kata Yosca saat ditanya mengenai penggunaan tanah selanjutnya. (Ratna Nisrina Puspitasari)

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge