0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diguyur Hujan Deras, Jalur SSB Terancam Rusak

Jalur wisata Solo-Selo-Borobudur atau jalur alternaative Boyolali-Magelang terancam rusak akibat longsor (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Potensi bencana longsor di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB) masih sangat tinggi. Bahkan, bencana tanah longsor ini bisa mengancam kondisi jalur SSB. Jalur terancam rusak bila jurang di sisi kiri jalan longsor.

“Kalau tebing yang longsor, ancamanya menutup badan jalan, tapi kalau sisi selatan yang longsor maka longsoran masuk jurang, tapi jalan bisa hancur,” kata pengawas jalur SSB Dinas Bina Marga Provinsi Jateng, Sumarwan, Rabu (24/1).

Dijelaskan, bila sisi selatan mengalami longsor akan mengerus bahu jalan yang saat ini sedang dalam tahapan pengecoran. Seperti di ruas Desa Jrakah, terdapat sejumlah titik yang longsor. Sebagian titik yang longsor sudah diperkuat dengan tumpukan karung berisi pasir atau tanah. Sebagian lagi ditanggul lagi dengan tanah dan diperkuat dengan potongan bambu.

“Tapi kalau hujan deras lagi, tumpukan karung bisa longsor,” tambahnya.

Pihaknya mengaku sudah melakukan pengecekan di seluruh ruas SSB di wilayah Kecamatan Cepogo dan Selo. Sejauh ini, longsor baru terjadi disisi kanan atau tebing. Longsor yang terjadi murni karena faktor alam.

“Potensi longsor susulan masih tinggi, apalagi bila hujan deras turun,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge