0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tanah Amblas, BPBD Klaim Lokasi Tidak Layak Huni

Wonogiri — Lokasi rumah warga Desa Ketos Paranggupito yang amblas dan mengalami penurunan tanah sudah tidak layak dihuni lagi. Sebab lokasi tersebut merupakan kawasan batuan karst yang memiliki banyak rongga dan rentan pelapukan.

“Rumah itu berada di kawasan batuan karst, jadi rentan pelapukan. Terlebih jika ada beban akan terjadinya penurunan tanah,” ungkap Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Minggu (21/1).

Dia menyarankan agar satu kepala keluarga yang menempati lokasi tersebut untuk berhati-hati. Demi keselamatan mereka, seharusnya lokasi itu ditinggalkan.

“Kami rekomendasikan untuk tidak ditempati lagi. Solusinya ya pindah dari tempat itu, agar tidak terjadi hal- hal yang diinginkan, ” kata dia.

Dia menyebut, struktur batuan karst didominasi batuan yang berongga. Sehingga ada kemungkinan rumah milik Sugiyono (56) tersebut berada di atas batuan yang berongga

“Dan pelapukan itu terjadinya proses lama. Kemudian arah pelapukan itu tidak langsung masuk ke luweng itu tidak. Jadi arahnya menyisir miring dulu baru masuk ke dalam luweng,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kondisi yang sama pernah terjadi di Desa Gendayakan Kecamatan Giritontro, Desa Girikikis Kecamatan Giriwoyo, dan Desa Joho Kecamatan Pracimantoro.

” Beberapa tahun lalu di Girikikis itu malah satu rumah amblas karena persis masuk ke dalam mulut luweng. Di Joho Pracimantoro itu yang amblas hanya halamannya saja,” tandasnya.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge