0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tebing di Jalur SSB Longsor, Tutup Jalur Alternatif Boyolali-Magelang

Tebing longsor di Jalur wisata Solo-Selo-Borobudur sempat menutup akses jalan bagi kendaraan roda empat yang menuju ke Boyolali dan Magelang (timlo.net/nanin)

Boyolali — Hujan deras yang menguyur Kawasan Gunung Merapi Merbabu mengakibatkan tebing di Jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB) longsor, Minggu (21/1). Jalur alternatif Boyolali-Magelang sempat tertutup hingga beberapa jam. Hingga sore ini, jalur baru bisa dibuka setengah badan jalan.

“Yang penting kendaraan roda empat bisa melintas dulu, biar tidak mengakibatkan kemacetan,” kata salah satu Tim Reaksi Siaga Desa Samiran, Rohmadi, ditemui di lokasi.

Tebing yang longsor berada di Dukuh/ Desa Samiran, Selo, Boyolali, material tanah dan pepohonan menutup ruas jalan. Sejumlah kendaraan roda empat dari Boyolali menuju ke Magelang terpaksa harus berhenti di pinggir jalan menunggu proses evakuasi longsoran. Sementara untuk pengendara sepeda motor dialihkan ke jalan kampung.

Tim Siaga Desa Samiran turun tangan melakukan pembersihan longsoran untuk membuka akses jalan. Pembersihan dilakukan dengan cara manual menggunakan cangkul, sehingga memakan waktu lama.

Sementara itu, Pengawas jalur SSB, Dinas Bina Marga Provinsi Jateng, Sumarwan, pihaknya secepatnya akan melakukan pembersihan menyeluruh. Baik yang masih menutupi jalan maupun pada saluran drainase disisi barat jalan.

“Nanti kita gunakan alat berat untuk membersihkan longsoran,”  ujarnya.

Pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar untuk mewaspadai longsor susulan, terutama di sepanjan jalur SSB.

“Banyak tebing tinggi disepanjang jalur SSB, rawan longsor,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge