0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tertipu USD 1.000 untuk Percepatan Visa, Abu Bakar Lapor Polisi

ilustrasi visa (merdeka.com)

Timlo.net — Menjadi korban penipuan dengan janji percepatan visa, Haifah Zakaria dan Abu Bakar Ahmad melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jakarta Selatan. Mereka melaporkan seorang agen yang bekerja di Kedutaan besar Arab Saudi karena telah tertipu ratusan juta rupiah.

Kuasa hukum korban, Mulkan mengatakan, pelaku menjanjikan dapat mempercepat proses pembuatan visa. Namun hingga kini, visa milik kliennya belum juga keluar, bahkan uang yang diberikan tidak dikembalikan.

“Selain klien kami ternyata ada beberapa korban lain juga sementara untuk kami sendiri mengalami kerugian 860 juta rupiah. Visa ini merupakan visa umroh, kebetulan klien kami membuka usaha travel umroh dan haji,” katanya di Jakarta, Sabtu (20/1).

Dia menjelaskan, awalnya orang yang mendaftar sebanyak 120 orang dan mereka telah membayar USD 1000. Pembayaran tersebut sebagai tanda jadi. Namun karena tersangkut kasus 54 orang dikembalikan uangnya.

“Sementara 66 lainnya masih dibawa kabur. Jadi total uangnya yang belum dikembalikan USD 66 Ribu,” ujarnya.

Sementara itu, Abu Bakar Ahmad mengatakan, pihaknya percaya kepada pelaku lantaran mengaku bekerja di Kedutaan Besar Arab Saudi. Sebagai tanda jadi, dia menambahkan, akhirnya mengeluarkan uang muka sebesar USD 1.000.

“Biaya yang dikeluarkan untuk mengurus sebesar USD 4.000, tapi kita memberikan jaminan awal sebesar USD 1.000, sementara sisanya akan diberikan jika pengurusan visa telah jadi. Kita sudah melakukan somasi kepada yang bersangkutan, tapi orang ini selalu kabur kaburan,” tuturnya.

[fik]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge