0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Hujan Seharian, Banyak Pohon Tumbang

Pohon Tumbang (merdeka.com)

Timlo.net – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Yogyakarta pada Sabtu (20/1), menyebabkan sejumlah pohon berukuran besar tumbang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta menyebutkan, pohon jati di Sorosutan Umbulharjo tumbang dan menimpa rumah Bapak Charly. Selain itu pohon tersebut juga mengenai jaringan listrik PLN. Pohon setinggi sepuluh meter tersebut tumbang karena tergerus air hujan.

Di Ngampilan, pohon Cemara setinggi 15 meter tumbang akibat angin kencang dan menimpa rumah serta warung. Bahkan pemilik rumah, Slamet Riyadi (53) harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka di bagian kepala.

Selain itu, pohon beringin di belakang gedung Bioskop Mataram juga tumbang dan menimpa rumah Bapak Wiryanto. Pohon setinggi 10 meter dengan diameter 80 centimeter tersebut tumbang karena sudah rapuh.

“Intensitas hujan memang sangat lebat disertai angin kencang. Akibatnya, beberapa pohon yang sudah rapuh tumbang. Kejadiannya pun hampir bersamaan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta, Agus Winarto, Sabtu (20/1).

Menurut dia, evakuasi terhadap pohon dapat dilakukan cepat dengan bantuan dari relawan dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kota Yogyakarta, lanjut Agus, sudah meminta seluruh kampung tangguh bencana untuk memetakan potensi pohon tumbang dan kerawanan lain di wilayah masing-masing sehingga bisa dilakukan antisipasi sejak dini.

“Apalagi, hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan masih akan berlangsung hingga pertengahan Februari,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Suyana mengimbau warga yang memiliki pohon yang dinilai rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang agar segera melakukan pemangkasan.

“Jika pohon sudah terlalu rindang dan rawan tumbang, maka kami minta segera dipangkas agar tidak roboh. Kami tidak bertanggung jawab terhadap pohon yang ada di persil pribadi warga,” kata Suyana.

Sedangkan untuk pohon perindang yang ada di tepi jalan, lanjut Suyana sudah dilakukan perawatan rutin dengan melakukan pemangkasan.

“Memang masih ada beberapa yang rawan tumbang, tetapi pemangkasan dan pemeliharaan terus dilakukan,” katanya.

[fik]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge