0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Panwaslu Update Data Peta Kerawanan Politik

(Dua pasang calon bupati wakil bupati Karangantar, Rohadi-Ida (dua di kiri) dan Juliyatmono-Rober (dua di kanan). Foto:Raymond)

Karanganyar – Pencalonan pasangan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih di injury time penutupan pendaftaran cabup-cawabup Karanganyar di KPU mengubah peta kerawanan yang dibuat Panwaslu. Bermunculan titik-titik baru persinggungan dua kubu pendukung pasangan calon bupati-wakil bupati tersebut.

“Dulu, kami mengira hanya akan ada satu pasang calon tunggal yang melawan kotak kosong. Itu sudah dipetakan tingkat kerawanannya. Namun jelang penutupan pendaftaran, muncul pasangan Rohadi-Ida sehingga Pilbup nanti, pasangan Juliyatmono-Rober Christanto tidak akan melawan kotak kosong, namun kekuatan massa. Maka, peta kerawanan juga berubah drastis. Ini yang akan kami update dan laporkan ke Bawaslu provinsi dan pusat,” kata Komisioner Panwaslukab Bidang Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Sudarsono kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (19/1).

Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye mengatakan indeks kerawanan pemilu perlu dimutakhirkan. Ia tak memungkiri munculnya bakal pasangan calon Rohadi-Ida di hari terakhir pendaftaran calon bupati-wakil bupati di KPUD memunculkan peta baru kerawanan pemilu.

“Politik itu sangat dinamis. Peta kerawanan yang kami susun juga perlu dimutakhirkan. Termasuk karena perubahan paslon tunggal menjadi head to head dengan wakilnya pak bupati,” katanya.

Netralitas ASN/PNS termasuk Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang paling diawasi ketat dan mekekat oleh Pengawas Pemilu Kabupaten Karanganyar. Pasalnya, dua pasangan Balon Bupati-Wabub yg mendaftar, adalah incumbent bupati dan wakil bupati.

Terlebih jika para pejabat teras tadi menggerahkan staf ASN, menggunakan fasilitas negara dan terlibat politik uang, menurut dia, sanksinya sangat berat.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge