0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jelang Pilkada, Ini Himbauan untuk ASN

(Bupati-Wabup Karanganyar, Juliyatmono-Rohadi Widodo bersama menghadiri agenda rutin pasca pendaftaran cabup-cawabup. (foto:Reymond))

Karanganyar – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karanganyar meminta aparatur sipil negara (ASN) bersikap netral dan tak terpengaruh arus politik praktis. Mereka harus menjaga profesionalisme birokrasi.

“Dua incumbent (petahana) ini pasti menggunakan strategi pemenangan masing-masing. Komunikasi intensif keduanya dengan ASN tidak bisa dipungkiri. Jika pengaruh mereka di ASN diselewengkan untuk kepentingan pemenangan politik, ini yang melanggar norma,” kata Komisioner Panwaslukab Bidang Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Sudarsono kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (19/1).

KPUD menetapkan dua bakal pasang calon bupati-wakil bupati Karanganyar yang akan bertarung di Pilbup Juni mendatang. Pasangan Juliyatmono-Rober Christanto diusung PDIP, Golkar, PAN, PPP, Partai Demokrat, Hanura dan PKB sedangkan pasangan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih diusung PKS dan Partai Gerindra.

Saat ini, Juliyatmono-Rohadi Widodo masih menjabat bupati-wakil bupati Karanganyar periode 2014-2018.

“Kita jelas punya acuan edaran Mendagri tentang netralitas ASN. Kalangan ini diimbau bersikap proporsional dalam bekerja, jangan terbawa arus politik praktis. Apabila nekat melanggar aturan, maka akan disanksi sesuai tingkat kesalahannya. Mulai penurunan pangkat setingkat lebih rendah sampai penonaktifan secara tidak hormat,” katanya.

Terkait netralitas ASN termasuk di dalamnya kepala desa, perangkat desa dab pegawai BUMD yang diatur UU No 5/2014 tentang ASN, UU no 10/2016 tentang Pemilukada dab ditegaskan PP No 53/2010 tentang Disiplin PNS.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge