0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Twitter Notifikasi Pengguna yang Ikuti Akun Spam Rusia

Twitter Lite. (twitter.com )

Timlo.net—Menyebarkan propaganda dan berita palsu saat ini mudah dilakukan karena adanya sosial media. Berita bisa menyebar dengan mudah hanya dengan satu kali klik. Sosial media sendiri sekarang berusaha memberantas penyebaran berita palsu. Misalnya Facebook sudah merilis beragam alat dan memberikan notifikasi jika pengguna di Amerika Serikat (AS) mengikuti akun palsu dari Rusia.

Sekarang Twitter melakukan hal yang sama. Mereka mengumumkan jika mereka akan mulai memberikan notifikasi kepada pengguna yang mengikuti akun spam dari Rusia. “Konsisten dengan komitmen kami terhadap transparansi, kami mengemail notifikasi kepada 677.775 orang di AS yang mengikuti salah satu akun ini atau meretweet atau menyukai sebuah Tweet dari akun-akun ini selama periode pemilihan. Karena kami sudah terlebih dulu mensuspend akun-akun ini, konten terkait di Twitter tidak lagi tersedia untuk umum,” tulis Twitter dilansir dari Ubergizmo.

Sebelumnya beredar pemberitaan jika kelompok Rusia yang menyebut diri the Internet Research Agency campur tangan dalam pemilihan umum presiden di AS pada 2016. Beberapa pihak percaya campur tangan mereka mengubah iklim politik di AS.

Google sebelumnya juga menemukan bukti adanya iklan-iklan yang terhubung dengan Rusia. Iklan-iklan itu dipasang di layanan mereka misalnya Google Search, YouTube dan Gmail. Twitter juga mengumumkan jika mereka mengambil langkah-langkah lain untuk mencegah situasi serupa terjadi lagi. Misalnya memperbaiki teknologi anti spam, memonitor tren dan percakapan yang terkait dengan pemilihan 2018.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge