0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pilkada Serentak

Jateng Rawan Konflik, Ini Upaya Pangdam Diponegoro

Pangdam IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto (dok.timlo.net/achmad khalik)
Solo — Seluruh kawasan Jawa Tengah ditengarai rawan terjadi konflik jelang tahun politik 2018-2019 mendatang. Selain Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, Pilpres dan Pileg di tahun 2019 turut ikut memanaskan suhu politik di Jawa Tengah.
“Seluruh wilayah Jateng saya anggap rawan. Meski pengalaman selama ini Pilkada Jateng cenderung aman dan adem ayem. Tapi tahun ini, bertepatan atau selisih sedikit dengan Pileg dan Pilpres, sehingga kerawanan cukup tinggi,” terang Pangdam IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto di sela kunjungannya, di Kodim 0735/ Surakarta, Jumat (19/1) siang.
Pangdam akan mengantisipasi segala bentuk kerawakan yang bakal terjadi. Salah satu antisipasi yang dilakukan adalah, bekerjasama dengan pihak terkait dengan membentuk tim yang mengawasi aktifitas media sosial. Biasanya, pihak tak bertanggung jawab akan memanfaatkan medsos untuk menyebar fitnah hingga menjatuhkan lawan politik mereka.
“Masalah kerawanan di Jateng, menjadi prioritas utama. Kami siap memback-up personel, baik ke Jajaran Polda Jateng maupun Polresta Solo. Termasuk menyiapkan tim untuk memantau medsos,” ujar Pangdam.
Selain mengantisipasi kerawanan dari eksternal, untuk internal anggota pun pihaknya juga melakukan upaya pencegahan agar tidak ada pihak yang memainkan isu sensitif terkait netralitas prajurit TNI dalam pelaksanaan Pilkada.
“Karena itu, dalam kunjungan saya, salah satunya untuk memastikan bahwa prajurit di masing-masing wilayah memahami komitmen Panglima TNI terkait netralitas. Jangan sampai ada jebakan-jebakan yang ditujukan kepada anggota dengan memanfaatkan isu netralitas ini. Karena rahasia umum tidak semua orang suka dengan TNI,” tegasnya.
Ia berharap, pelaksanaan Pilkada dapat berjalan dengan penuh kegembiraan, tanpa rasa takut dan memilih dengan hati nurani tanpa menjatuhkan lawan yang lain.
“Semua calon pasti terbaik, pilihlah dengan hati nurani. Apalagi Pilkada merupakan pesta demokrasi lima tahun sekali, laksanakan prosesnya sebaik-baiknya, penuh dengan kegembiraan,” imbau Pangdam.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge