0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pedagang Online di Solo Sambut Baik Gelaran SGS

Suasana belanja di HTC selama program Solo Great Sale tahun silam (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Sejumlah pedagang online menyambut baik gelaran Solo Great Sale (SGS) 2018 yang akan digelar Pemerintah Kota Solo pada Februari mendatang. Pasalnya, melalui hadiah yang ditawarkan dalam even tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk meningkatkan transaksi belanja.

“Kalau memang benar ingin dilibatkan tentu akan banyak yang antusias. Karena bisa sekaligus dijadikan promosi dagangan yang ditawarkan,” ujar salah seorang pedagang online atau reseller di BTC, Atikah N kepada Timlo.net, Jumat (19/1).

Hanya saja yang menjadi catatanya, proses penukaran poin undian yang dilakukan panitia SGS ke depan harus lebih dipermudah. Karena jika harus berjubel mengantri di dalam stand yang disediakan tidak akan efektif.

“Kalau sistemnya menjamin kemudahan, pasti akan banyak yang berminat. Tapi kalau harus antri panjang pasti akan malas,” terangnya.

Hingga saat ini, Atikah menyampaikan potensi pedagang online di Kota Solo cukup besar. Bahkan yang biasanya ambil barang di BTC sendiri, tercatat jumlahnya telah mencapai angka 2 ribuan.

Terpisah, Wakil Ketua I SGS 2018, David R Wiajaya menyampaikan, untuk menyemarakan perhelatan SGS pada tahun ini panitia akan melibatkan para pedagang online. Bahkan mereka yang ingin mendaftar sebagai peserta digeratiskan, asal dapat memberikan promo diskon yang menarik.

“Kemarin beberapa komunitas pedagang online di Solo sudah kita undang rapat. Harapan kita memang untuk SGS tahun ini mereka bisa terlibat,” terangnya.

Sementara itu untuk mekanisme penukaran poin dan distribusi kartu, menurutnya panitia telah menyiapkan dua alternatif. Yaitu kartu akan didrop kepada para reseller yang menjadi peserta, sedangkan untuk penginputan poinnya bisa dilakukan sendiri setelah diberikan password oleh panitia. Dan kedua jika mereka kesulitan melakukan input data, bisa berkunjung ke stand yang telah disediakan.

“Hanya saja syarat untuk proses penginputan atau penukaran poinya mereka harus bisa menunjukan laporan transaksi dan bukti pengiriman barang kepada konsumennya,” tandas dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge